MAKASSAR, BKM — Syahrul Pratama alias Sahar (21), warga Jalan Cendrawasih yang menjadi tersangka kasus pencurian disertai kekerasan (curas) alias begal terkapar setelah dihadiahi timah panas polisi.
Sahar terpaksa dilumpuhkan di bagian kaki lantaran disebut kabur saat dilakukan pengambangan guna mencari sejumlah barang bukti hasil kejahatannya, Jumat (5/8) sekitar pukul 04.00 Wita.
“Setelah diamankan, tersangka dibawa anggota dengan mobil di rumahnya di Jl Cendrawasih serta di rumah Heri di BTN Hartaco untuk mencari barang bukti hasil kejahatannya, namun di perjalanan tiba-tiba tersangka lompat dari mobil kemudian dikejar anggota. Tembakan peringatan tiga kali ke udara tidak digubris tersangka, hingga akhirnya anggota mengambil langkah tegas,” tegas Kapolsek Ujungpandang Kompol AF Harahap.
Setelah dilumpuhkan, tersangka kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek menjelaskan, sebelumnya tersangka berhasil ditangkap di Jl Usman Jafar, tepat di samping Hotel Singgasana, Kamis (5/8) pukul 20.00 wita.
Dalam pengakuannya, tersangka tak hanya terlibat kasus jambret, namun juga kasus pencurian dengan mencongkel sadel sepeda motor.
“Tersangka mengaku beberapa kali mencongkel sadel motor orang dan mengambil barang-barang berharga yang disimpan di dalam sadel motor korban. Adapun lokasi pencurian itu diantaranya di kantor Pengadilan Negeri Makassar, tepat di depan Lapangan Karebosi, Jl Kartini dan di sekitar Jl Andi Petterani,” lanjut Kapolsek.
Selain mengamankan tersangka, pihaknya juga menyita barang bukti, yakni 6 buah dompet berisi KTP, Akses, dan SIM C. (jul-ish/ril)
Lompat dari Mobil Polisi, Begal Didor..
×

