MAKASSAR, BKM — Ilham Saputra (19) terus saja menjerit kesakitan setelah satu butir timah panah panas bersantang di betis kanannya. Ilham terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara setelah dilumpuhkan petugas Polsek Mamajang terkait kasus pencurian disertai kekerasan alias begal, Minggu (28/8) malam.
Warga Jl Mannyoi, Kelurahan Barombong, Kabupaten Gowa ini diringkus petugas di rumah kosnya di Jl Daeng Pasawi Dalam, tepatnya di belakang kantor Mapolsek Tamalate.
Sebelum dilumpuhkan, Ilham sempat menjalani pengembangan kasus begal yang melibatkan dirinya bersama kawanannya di wilayah hukum Polsek Mamajang. Petugas mendampingi Ilham menunjuk lokasi persembunyian rekan-rekannya di wialayah Kelurahan Barombong.
Namun saat pengembangan dilakukan, polisi menyebut kalau Ilham melakukan perlawanan dan berusaha kabur. Tiga kali tembakan petugas tak digubris pelaku, hingga akhirnya petugas melepaskan tembakan ke arah kaki pelaku.
“Pelaku kita bawa mencari lokasi persembunyian rekannya, namun dalam perjalanan pelaku melawan dan berusaha kabur. Anggota kami sudah memberikan tembakan peringatan, tapi juga tak digubris,” tegas Kapolsek Mamajang, Kompol Jamal, Senin (29/8).
Dalam catatan polisi Ilham bersama kawanannya pernah merampas tas milik seorang pengendara sepeda motor di Jl Beruang Makassar, Kecamatan Mamajang, samping Toko Satu Sama, Jumat (26/8) lalu. Ilham juga tercatat sebagai resedivis kasus begal dan resmi masuk DPO sejak melancarkan aksiny di Jl Beruang.
Selain meringkus Ilham, petugas juga menyita barang bukti berupa 1 unit sepeda motor merek Honda Bead DD 3308 LH warna putih putih, yang digunakan Ilham melancarkan aksi begalnya. Petugas juga menyita 1 buah ponsel merek Sonny Experia Z warna putih yang diduga hasil kejahatan pelaku. (jul-ril)
Residivis Begal Menjerit Usai Ditembak
×

