MAKASSAR, BKM — Lesunya penjualan perumahan termasuk apartemen di daerah ini sepanjang tahun 2016, tidak menyurutkan animo pengembang nasional, PT Wika Realty untuk membangun perumahan dan apartemen di kota Makassar. Untuk dua proyeknya ini, anak usaha dari PT Wijaya Karya (Persero) Tbk tersebut harus investasi hingga Rp1,2 triliun.
Seperti disampaikan Agung Salladin, Director of Business Development & Marketing Wika Realty, dana Rp1,2 triliun akan digunakan untuk membangun perumahan di kawasan Parangloe senilai Rp1 triliun dan apartemen di underpass simpang lima Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sebesar Rp200 miliar.
Tingginya dana yang disiapkan untuk membangun perumahan di Parangloe dikarenakan areal yang disiapkan mencapai 81 hektare. Lahan tersebut telah dimiliki Wika Realty. ”Untuk Parangloe, investasi mencapai Rp1 triliun. Di atas lahan seluas 81 hektare akan dibuat kawasan terpadu, terdiri dari perumahan, pergudangan, perkantoran, dan bisnis. Parangloe sudah dalam tahap persiapan. Insha Allah, setelah ground breaking atau peletakan batu pertama Apartemen Tamansari Skylounge Makassar yang direncanakan berlangsung pada awal 2017 mendatang. Apartemen ini ditargetkan rampung pada tahun 2020,” kata Agung Salladin, di sela-sela acara launching dan customer gathering apartemen Tamansari Skylounge di Hotel Four Points Makassar, Sabtu (24/9).
Didampingi Rizkan Firman, Manajer Biro Pemasaran, Dwi Purwanto, Manajer Realty Tamansari, dan Hoshi Mitchel Hutabarat, Kepala Bagian Pemasaran, Agung lanjut menjelaskan, khusus untuk pembangunan Apartemen Tamansari Sky Lounge Makassar adalah yang ketiga dibangun Wika Realty di Indonesia. Dua di antaranya telah dibangun di sekitar Bandara Cengkareng dan Bandara Sepinggan, Balikpapan.
Apartemen eksklusif ini memiliki 11 lantai dengan dua tower yang berdiri di atas lahan seluas 7.379 meter persegi, menawarkan 676 unit dengan tiga tipe, yaitu studio, one bedroom, dan two bedroom. Harganya mulai Rp400 jutaan sampai Rp700 jutaan. Skylounge Makassar ini memanfaatkan 40 persen luas lahannya untuk digunakan sebagai lahan terbuka hijau atau taman.
Launching dan costumer gathering ini dihadiri ratusan pembeli yang sudah memiliki Nomor Urut Pemesanan (NUP). ”Mereka yang memiliki NUP sekarang akan mendapatkan keuntungan cukup menjanjikan. Karena harga dalam beberapa bulan ke depan atau sampai ground breaking tentu sudah jauh berbeda,” katanya.
Kehadiran apartemen Tamansari Skylounge Makassar sekaligus menjawab pertanyaan dan keraguan masyarakat Makassar akan property apartemen yang menjamin keamanan investasi para usernya. Itu tidak lain, kata Dwi Purwanto, Manajer Unit Kerja Skylounge Makassar, karena apartemen ini sudah mengantongi segala perizinan yang dibutuhkan dalam proses pembangunannya. ”Antusiasme pembeli terlihat dari larisnya NUP yang ditawarkan pada soft opening apartemen Tamansari Skylounge Makassar ini. Dari 200 NUP yang disiapkan ditahap pertama langsung terserap pertama,” katanya dengan nada optimis. (mir)
Bangun Perumahan dan Apartemen Wika Realty Invest Rp1,2 T
×

