pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Madrasah Disiapkan jadi Sekolah Aman Bencana

GOWA, BKM — Kabupaten Gowa ditunjuk sebagai satu dari 10 kabupaten/kota di Indonesia untuk penanganan rawan bencana, khususnya sekolah-sekolah.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Gowa, Muchlis mengatakan, ada daerah setiap tahun jadi langganan banjir namun belum ada SOP yang mengatur bagaimana cara mengatasinya. Bagaimana mengatasi jika ada kebakaran atau longsor itu artinya memang belum ada rasa tanggap bahaya bencana dan belum memikirkan detil tindakan apa yang mesti dilakukan jika terjadi sebuah bencana.
“Makanya kita bentuk cara penanggulangan diawali dari sekolah-sekolah agar aman dari bencana. Artinya kita ada upaya mengeliminir bahaya bencana. Kita harus tanggap mulai sekarang sehingga ada persiapan para guru, kepsek dan siswa maupun masyarakat sekitar untuk tanggap dengan situasi yang mengancam keselamatan dari bencana,” terang Sekkab, Senin (26/9). Adapun pusat menelorkan satu gagasan penanggulangan bencana khusus bagi sekolah-sekolah madrasah yang letaknya terpencil di daerah rawan bencana alam. Salah satu madrasah satu atap yang menjadi percontohan untuk penerapan SMAB atau Sekolah Madrasah Aman dari Bencana yakni Madrasah Aliyah (MA)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ukhuwah Islamiyah Pattallassang yang terletak di Dusun Pattallassang, Desa Pao, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa.
MTs dan MA Ukhuwah Islamiah Pattallassang ini letaknya berada di antara lereng pegunungan di Desa Pao dengan jaran tempuh dari sekolah lainnya di desa itu sejauh 7 Km. Sangat terpencil tapi di sekitar madrasah juga merupakan area permukiman warga dusun setempat.
Madrasah satu atap ini dibangun 2003 oleh penerintah melalui naungan Kementerian Agama RI Gowa. Memiliki siswa masing-masing MTs 59 siswa dan MA 40 siswa. Tahun 2013 lalu wilayah Pao mengalami longsor dan fua madrasah satu atap ini sempat lolos dari longsor itu. Namun sayang pada tahun 2014 bencana angin puting beliung melanda dan berhasil merubuhkan bangunan madrasah itu. Karenanya, madrasah satap ini menjadi perhatian besar pemerintah untuk masuk dalam program SMAB.
Jumat pekan ini di madrasah tersebut, akan dilakukan simulasi penerapan SMAB dan akan dihadiri narasumber dari BPB pusat. Dalam simulasi penerapan SMAB tersebut, menurut Kepala BPBD Gowa, Abd Latif HS akan dilakukan proses cara-cara penanganan bencana bagi penghuni madrasah tersebut. “Jadi pada Jumat nanti, kita akan lakukan kegiatan proses penanggulangan bencana di kawasan madrasah tersebut dan sosialisasi atau penyuluhan langsung di lapangan bagaimana langkah-langkah prnanggulangan dan evakuasi bencana jika sewaktu-waktu terjadi di wilayah madrasah tersebut,” jelas Abd Latif HS didampingi pelaksana kegiatan workshop, Hj Aminah Rasiman.
“Di Tombolopao memang sudah ada upaya penanggulangan bencana dengan telah memasang alat pendeteksi bencana. Penerapan SMAB ini kata Abd Latif HS bulan hanya diterapkan pada sekolah madrasah tersebut, tapi juga kepada sekolah-sekolah lainnya yang berada dalam wilayah rawan bencana,” jelasnya. (sar-ril)



×


Madrasah Disiapkan jadi Sekolah Aman Bencana

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar