pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Aru Berpeluang Geser Posisi Ical di Pilwali

MAKASSAR, BKM — Ketua Golkar Makassar Farouk M Betta berpeluang menggeser posisi Syamsu Rizal alias Deng Ical untuk menjadi pendamping wali kota petahana, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto di pemilihan wali kota (pilwali) Makassar 2018 mendatang.
Peluang Aru –panggilan akrab Farouk– langsung berada di posisi teratas setelah dilantik sebagai ketua DPD II Makassar oleh Ketua Golkar Sulsel HAM Nurdin Halid.
Tak hanya itu, Aru yang juga Ketua DPRD Makassar ini menggeser posisi bendahara Golkar Sulsel Rusdin Abdullah sebagai kader Golkar yang akan diusung di Pilwali berdasarkan rekomendasi dari 15 pincam Golkar se-Makassar.
Aru juga mendapat dukungan dari Ketua Umum DPP Golkar Setya Novanto, Sekjen Idrus Marham serta NH. Bahkan NH menunjuk Aru sebagai ketua tim untuk deklarasinya maju di pilgub.
Meski Aru berpeluang maju bersama Danny, namun wali kota Makassar tersebut mengaku belum memutuskan untuk bicara soal pilwali. Apalagi terkait calon wakil dan parpol pengusung. Danny hadir dalam kegiatan Golkar sebagai tuan rumah di Makassar. “Nantilah, pilwali masih lama,” ujar Danny, Minggu (26/3).
Selain Aru, yang berpeluang digaet Danny sebagai calon wakil yakni juru bicara Wakil Presiden Jusuf Kalla, Husain Abdullah. Ada pula Ketua DPC Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali. Akademisi Andi Mustaman. Ketua DPC PPP Busranuddin Baso Tika.
Sekretaris DPD PDIP Sulsel Rudi Pieter Goni. Ketua DPD PAN Hamzah Hamid, serta politisi Gerindra Amar Bustanul.
Sementara itu, pengurus DPW Garnita Malahayati Sulsel juga bakal mendorong kaum perempuan maju di Piwali mendatang.
Ketua DPW Garnita Malahayati Andi Rachmatika Dewi, menegaskan bila partainya siap mendorong kader Nasdem untuk bertarung di Makassar dan 11 daerah lain di Sulsel.
“Kenapa perempuan tidak bisa berperan andil dalam penentuan masalah kebijakan dan pemerintahan. Pasti bisa. Karena itu ke depan kita buktikan hal itu,” ujar Cicu, sapaan karib Rahmatika di Grand Clarion Hotel, Sabtu (25/3).
Cicu menyatakan dirinya siap maju di Pilwali mendatang. Ia berjanji akan membantu Partai Nasdem dalam menghadapi momentum politik.
“Garnita Malahayati Sulsel ini akan menjadi garda terdepan untuk memenangkan Partai Nasdem dalam momentum pilwali, pilbup dan pilgub Sulsel,” ujarnya.
Selain itu, Ketua DPD Nasdem Makassar ini menilai, organisasi Garnita Malahayati telah terbentuk sejak lama. Bahkan sayap partai ini telah menempatkan kaum perempuan di posisi strategis pada pileg 2014 lalu. Salah satu posisi strategis adalah pimpinan DPRD.
Suwadi Tahir dari Indeks Politika Indonesia (IPI), menilai jika Golkar mempketkan Danny-Aru, maka hal itu merupakan langkah yang cukup efektif. Sebab keduanya cukup serasi serta sarat pengalaman.
“Petahana Danny tergolong cukup sukses memimpin Makassar. Dan Aru selaku ketua DPRD berperan membantu wali kota dalam menyukseskan program-program pemerintah kota,” ujar Suwadi, kemarin.
Namun, dia mengingatkan agar Golkar sebaiknya memberi ruang dulu untuk kedua kadernya untuk bersosialisasi sebagai calon wali kota dengan melalui survei. Sebab tiga kader Golkar, yaitu Rusdin Abdullah, Aru dan Nasran Mone kapasitasnya sebenarnya adalah calon wali kota.
Begitupun petahana Danny, sebaiknya menentukan wakil berdasar survei. “Artinya, mengikuti maunya masyarakat Makassar. Sebab Danny saat ini pemimpin masyarakat kota Makassar,” jelanya.
Suwadi juga melihat pergerakan politik partai Golkar yang sangat mengincar kemenangan, baik di pilwali Makassar maupun di pilgub. (ita/rif)



×


Aru Berpeluang Geser Posisi Ical di Pilwali

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar