BARRU, BKM — Lokasi pembangunan PLTU milik PT Conch di Kelurahan Mangempang yang hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari kota Barru, bakal menjadi ancaman polusi masa depan terhadap warga di Kota Barru.
Kritik ini dilontarkan anggota dewan dari Partai Hanura, Darmaedi dan Ketua LSM Harimau Bersayap, ABD Samid. Dikatakan Darmaedi bahwa keberadaan lokasi PLTU yang sangat dekat dengan Kota Barru merupakan ancaman polusi dan limbah B3 yang akan mengganggu masa depan dari warga Kota Barru dan lingkungan pemukiman warga di lingkungan Garongkong.
Semestinya pemerintah belajar dari dampak debu dan limbah air panas PLTU Bawasalo. Disana itu kata Cedy begitu Darmaedi biasa ia disapa, kalau ada tiupan angin dan bersamaan cerobong PLTU yang memakai bahan bakar batu bara mengeluarkan debu.
“Luar biasa ketebalan polusi debu yang menyebar ke pemukiman warga di Bawasalo,” kata Darmaedi.
Apa bedanya dengan PLTU milik PT Conch yang juga memakai batu bara sebagai bahan bakar,”kata Cedi.
Potensi debu yang akan keluar dari cerobong akan berdampak buruk kepada warga sekitar Kota Barru dan Garongkong. Belum lagi limbah pembuangan B3 dan air panas.
Informasi tentang polusi ini, juga dikemukakan pihak Kementerian ESDM saat DPRD berkonsultasi ke Jakarta. Dia menyatakan se modern apa pun alat dan teknologi yang digunakan kalau bahan bakarnya dari batu bara.
“Maka tingkat polusi debunya tidak bisa dihindari,” bebernya menirukan pernyataan pihak Kementerian ESDM.
Sorotan akan polusi dari PT Conch ke depan, juga dikemukakan Direktur LSM Harimau Bersayap, Abd Samid. Faktor letak dari PLTU perusahaan Tiongkok ini sangat tidak mempertimbangkan faktor lingkungan dan keselamatan warga. Lokasinya sangat dekat dengan kota Barru.
Kenapa Pemerintah Kabupaten mengeluarkan izin prinsip dilokasi tersebut. Kenapa tidak cari lokasi di wilayah di Tanete Riaja yang lebih hijau lingkungannya. “Polusi debu dan limbah dari PT Conch sekarang belum terasa dan tunggu ketika sudah jadi. Masyarakat akan dibuatkan masalah baru,” aku Samid.
Kepala Kantor PT CONCH Mr Zhang yang dihubungi via handphone terkesan menghindar untuk dikonfirmasi. Awalnya sempat menerima BKM melalui sambungan telephone dan menyatakan dirinya masih sibuk.
“Sebentar saya telephone yah,” janji Mr Zhang
(udi/C)
Polusi PLTU PT CONCH Ancam Keselamatan Warga
×

