pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Motif Pembunuhan Belum Jelas

PINRANG, BKM — Penyidik Polres Sidrap terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dugaan pembunuhan terhadap pasangan suami istri (Pasutri) Arifin (40) dan Ati Sofwana (36) yang terjadi Jumat (14/4) lalu di Jalan Kesehatan, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang.

Dari tiga kali olah tempat kejadian perkara,
penyidik belum menemukan motif dibalik pembunuhan. Namun fakta baru terungkap pintu rumah korban dalam keadaan terkunci. Di rumah ini Arifin (40) tewas menggenaskan dengan luka bacokan hingga kepala bagian atas remuk sedangkan istrinya Ati Sofwana (36) nyaris tewas dengan luka menganga di lehernya. Kini, kondisinya masih kritis dan dirawat di RS.
Arifin tewas seketika setelah luka terparah di bagian kepala sepanjang 25 cm dengan tulang tengkorak pecah disertai keluarnya jaringan otak. Luka terbuka pada alis atas kanan tembus sampai tulang dan tulang wajah pangkal hidung tampak retak.
Sementara anak semata wayang Pasutri ini yang masih berusia 7 tahun dan duduk di bangku kelas 1 Sekolah Dasar (SD) tidak berada di rumah tersebut saat malam kejadian lantaran menginap di rumah neneknya.
Kapolres Pinrang AKBP Leo Joko Triwibowo mengatakan, dengan kondisi pintu yang masih terkunci sehingga ada kemungkinan motif pembunuhan ini dipicu masalah internal.
Apalagi, menurut kesaksian warga sekitar bahwa telah mendengar Arifin dan Ati Sofwana cekcok sekitar pukul 02.30 Wita dini hari.
Dari hasil olah TKP juga polisi tidak menemukan barang-barang korban yang hilang. Meski demikian, polisi masih terus bekerja menyelidiki motifnya.
Dalam proses penyelidikan kasus ini, Polres Pinrang berkoordinasi dengan Unit Resmob Polda Sulsel. Serta melibatkan Tim Labfor Mabes Polri Cabang Makassar untuk memeriksa bercak darah di lokasi kejadian.
Sejauh ini, barang-barang yang dijadikan alat bukti sudah diamankan di rumah korban antara lain, dua pisau dapur penuh bercak darah serta seprei dan kemeja laki-lak yang masing-masing terdapat bercak darah.
Polisi juga mengambil sampel darah yang ada di tangga rumah kontrakan korban. Polisi menyita barang lainnya seperti rokok merek kristal dan korek api.
Kasat Reskrim AKP Muh Nasir menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan olah TKP serta mengumpulkan Bahan Keterangan (Baket) untuk mengetahui kronologis detail kejadian dan motif dari kasus sadis tersebut.
“Kami masih melakukan olah TKP untuk mengungkap motif dan siapa pelakunya. Mudah-mudahan isteri korban selamat sehingga bisa menjadi saksi kunci dan petunjuk awal dalam mengungkap kasus ini,” ucap Nasir.
“Ini kesimpulan awal. Kuat dugaan, kasus ini bermotifkan cekcok keluarga antara suami dan isteri. Itu didasari dari hasil olah TKP sementara, dan pemeriksaan saksi-skasi dari tetangga korban. Selain juga tidak ada barang berharga milik kedua korban ini hilang,” bebernya. (ady/C)



×


Motif Pembunuhan Belum Jelas

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar