pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Diberi Rp10 Ribu Usai Begal Ojek Daring

MAKASSAR, BKM — Dua orang pelaku kriminal jalanan alias begal diringkus Tim Resmob Polsek Panakkukang. Masing-masing Muh Dandi alias Wandi, warga inspeksi kanal Jalan AP Petta Rani dan Nasrullah alias Ekki, beralamat di Jalan Sukaria Raya. Keduanya dibekuk tim yang dipimpin Iptu Hariyanto Rahman didampingi Dantim Bripka Dzulqadri.
Wandi dan Ekki ditangkap sesusai mereka beraksi. Mereka menodong seorang tukang ojek daring (online) dan barang berharga miliknya. Korban lalu melaporkan peristiwa yang menimpanya ke Mapolsek Panakkukang.
Kepada polisi yang menerima laporannya, korban mengaku dicegat oleh lima orang yang mengendarai dua unit sepeda motor. Saat itu ia hendak mengantar barang pesanan milik konsumennya.
Pelaku menodong korban menggunakan pisau dapur. Selanjutnya mengambil HP serta dompet berisi uang Rp700 ribu, serta surat-surat penting.
Usai menerima laporan itu, tim resmob langsung bergerak mengejar pelaku. Hasilnya, Sabtu (19/8) sekitar pukul 22.00 Wita, seorang pelaku bernama Dandi dibekuk. Ia diamankan tak jauh dari lokasinya beraksi di inspeksi kanal Jalan AP Petta Rani. Selanjutnya petugas menggiringnya ke Polsek Panakkukang guna pemeriksaan lebih lanjut.
Dihadapan polisi, Dandi mengakui perbuatannya. Ia melakukan penodongan terhadap seorang tukang ojek daring, ditemani empat orang rekannya.
Usai diinterogasi, Dandi lalu dibawa pengembangan. Dia diminta untuk menunjukkan persembunyian rekannya. Hasilnya, satu orang rekannya bernama Nasrullah berhasil ditangkap.
Penangkapan Nasrullah berlangsung dramatis. Saat itu ia sedang menikmati makanan pada sebuah warung di Jalan Sukaria.
Baru saja sendok berisi makanan dimasukkan ke mulutnya, polisi pun datang dan langsung meringkusnya. Awalnya Nasrullah sempat menolak untuk dibawa ke mapolsek. Akhirnya dia menangis dan memelas ke petugas, agar kasus yang melibatkannya ini tidak disampaikan ke orangtuanya. Polisi lalu menggiringnya ke Mapolsek Panakkukang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sama seperti Wandi, Nasrullah juga mengakui perbuatannya yang menbegal seorang tukang ojek daring. Untuk keterlibatannya dalam aksi kriminal ini, ia hanya diberi uang Rp10 ribu.
”Saya empat orang, Pak mengancam korban. Saya hanya ikut-ikutan teman saya. Hasilnya pun hanya diberi Rp10 ribu buat beli nasi kuning,” akunya.
Kapolsek Panakkukang Kompol Dodik Susianto, mengiyakan penangkapan dua tersangka begal tersebut ketika dikonfirmasi, kemarin. Kata dia, keduanya masih dalam proses pemeriksaan. Polisi juga masih melakukan pengembangan dan mengejar tiga rekannya yang lain.
”Dari hasil pemeriksaan, pelaku ada lima orang. Dua orang sudah diamkankan dari lokasi yang berbeda. Mereka mengakui perbuatannya. Salah satu dari tersangka mengaku hanya ikut-ikutan. Dia diberi uang Rp10 ribu. Kemudian uang itu dipakai beli nasi kuning,” jelas Dodik didampingi Kanit Reskrim Polsek Panakkukang AKP Warpa. (ish/rus)



×


Diberi Rp10 Ribu Usai Begal Ojek Daring

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar