LUWU, BKM — Warga Kecamatan Latimojong Kabupaten Luwu berang karena PT Masmindo, salah satu perusahaan tambang di daerah itu dinilai ingkar janji. Kekecewaan warga dilampiaskan dengan memblokade jalan masuk ke kawasan tambang dengan memasang kawat berduri.
Padahal sesuai schedule pihak perusahaan baru saja mengumumkan akan segera memulai tahap konstruksi tapi mendadak warga memblokir akses jalan setempat sejak, Jumat (18/8) lalu.
Kapolsek Bastem AKP Samsuddin dikonfirmasi BKM Minggu (20/8) terkait penutupan menuturkan blokade jalan masuk ke kawasan tambang dilakukan oleh Iron Polobuntu bersama delapan rekannya dengan menggunakan pipa besi dan kawat berduri dijalan menuju lokasi tambang.
“Mereka medesak pihak perusahaan menjelaskan secara detail tentang status lahan yang kini menjadi akses jalan menuju tambang,” ujar Samsuddin
Sementara tuntuntan lainnya Iron cs meminta agar pengeboran di lokasi dibagi dua dari 8.000 meter yang akan dikerjakan PT INDODRILL selaku pemenang tender.
Sedang Iron Polobuntu kepada BKM menjelaskan selain menutup akses jalan pihaknya juga meminta kepada pihak perusahaan untuk merekrut karyawan dari keluarga saya sebanyak 50 persen dari yang dibutuhkan PT Masmindo.
“Masmindo harus menerima karyawan dari rumpun kami,”tutur Iron .
Atas tuntuntan tersebut PT Masmindo kini sedang mempertimbangkannya.
Sementara itu di kawasan tambang pegunungan Latimojong aparat keamanan dari Polres Luwu telah melakukan koordinasi dengan perusahaan dan pemerintah setempat untuk mencari solusi terkait dengan permasalahan tersebut.
Polres juga telah menempatkan personil Sabhara dan Intel di lokasi guna mengantisipasi jika terjadi aksi susulan. (wan/C)

