BARRU, BKM — Selama periode Agustus 2017 sudah tiga kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) belum mampu diaungkap aparat kepolisian.
Dua unit sepeda motor hilang di masjid berbeda di Kota Barru. Satu unit motor Mio milik Yatiman Pegawai PDAM Barru hilang disaat menunaikan shalat subuh di area parkir Masjid Agung.
Satu unit lainnya dicuri di area parkir Masjid Mattirowalie, ketika pemiliknya sedang shalat magrib.
Sebelumnya ada juga motor alumni SMABAR melayang setelah dirampas paksa oleh pelaku di Kawasan Pelabuhan Garongkong. Saat dirampas motor tersebut sedang digunakan oleh salah seorang kerabatnya.
Ketika itu korban melintas di Jalan Masjid Raya dan secara tiba-tiba ada meminta tolong diantar ke Pelabuhan Garongkong. Sesampai di Kawasan Pelabuhan, korban diancam dengan senjata tajam, lalu motor diambil paksa. Aksi pembegalan ini sudah dilaporkan ke Polres Barru, namun hingga kini, kasus Curanmor ini belum berhasil diungkap polisi.
Pengakuan serupa juga diungkapkan Yatiman Pegawai PDAM Barru. Motor Mio miliknya hilang saat dirinya melakukan shalat subuh di Masjid Agung. Saat itu motor diparkir dibelakang masjid persis didepan Swalayan Diana. Kasus ini juga sudah dilaporkan ke Mapolres.
“Sampai saat ini belum ada perkembangan,” jelas Yatiman.
Kapolres Barru AKBP Burhaman yang ditemui disela-sela acara penyerahan remisi di Rutan Kelas II B Barru, Kamis (17/8) hanya menjawab singkat.
“Kasus ini masih dalam tahap pengembangan penyelidikan, ” ujar Kapolres. (udi/D)
Tiga Kasus Curanmor Belum Terungkap
×

