MAKASSAR, BKM — Mantan Lurah Panambungan yang saat ini telah pensiun, Bochari dilapor memukul Ketua RT 04 Kelurahan Tamparangkeke, Kecamatan Mamajang, Muh Dahlan di Jalan Baji Pamai V Makassar, Rabu (4/10) pukul 11.00 Wita. Pemukulan ini dilakukan karena Bochari kesal ditegur Muh Dahlan terkait penutupan saluran air depan rumahnya.
Peristiwa pemukulan ini terjadi saat Muh Dahlan mendampingi Camat Wajo, Fadli Wellang dan Lurah Tamparangkeke, Nurhayati mengunjungi lokasi saluran air yang ditutup tersebut.
Setelah kejadian ini, Dahlan ditemani Ketua RW-nya, Muh Indonesia melapor ke Polsek Mamajang. Di depan polisi, Dahlan mengaku jika kemarin ia datang ke Jalan Baji Pamai V untuk melihat saluran air yang diduga ditutup oleh Bochari bersama camat dan lurah.
Menurut Dahlan, warga sudah banyak mengeluhkan soal penutupan saluran air tersebut. Ia pun menyampaikan keluhan tersebut ke lurah dan camat. Kedua pejabat itupun datang meninjau lokasi itu, kemarin.
“Saya dipukul di depan camat dan lurah. Dia (Bochari) kan mantan lurah. Harusnya tidak bersikap seperti itu,” kata Dahlan.
Melihat kejadian itu, Camat Wajo, Fadli Wellang langsung mendatangi Bochari. Ia menasihati mantan Lurah Panambungan, Kecamatan Mariso tersebut. Termasuk soal saluran air yang ia tutup.
Ketua RW Muh Indonesia yang menemani Dahlan melapor di Polsek Mamajang menyesalkan tindakan Bochari. Seharusnya sebagai mantan pejabat, Bochari mendukung program Pemkot Makassar.
Sementara Camat Mamajang, Fadli Wellang meminta sebaiknya peristiwa ini diselesaikan secara kekeluargaan.
Kanit reskrim Polsek Mamajang, Iptu Syamsuddin mengatakan, laporan ketua RT tersebut sudah diterima penyidik dan penyidik akan memanggil Bochari untuk dimintai keterangan terkait dugaan pemukulan yang ia lakukan. (jul)

