MAKASSAR, BKM — Empat orang mendatangi Wisma Topaz, Minggu (15/10) pukul 13.40 Wita. Sambil menenteng sebilah parah, mereka mencari seorang pria yang baru saja masuk di wisma kawasan Boulevard, Kecamatan Panakkukang tersebut.
Salah satu diantara mereka bernama Andi mengaku sengaja datang ke Wisma Topaz karena sebuah insiden yang menimpa rekannya. Saat itu, tiga rekannya tengah mengerjakan tiang listrik di jalan tembus Abdullah Daeng Sirua.
Mobil pick up DD 8644 AU yang mereka gunakan diparkir di pinggir jalan. Tidak lama kemudian, pintu mobil yang terbuka tiba-tiba didorong oleh pengendara motor yang melintas.
”Saya dan temanku sementara mengerjakan tiang listrik, karena ada laporan warga yang mengalami gangguan. Saya parkir mobil di lokasi. Saya memanjat tiang listrik. Tiba-tiba ada pengendara motor berboncengan wanita melintas dan mendorong pintu mobil yang terbuka. Waktu itu ada teman yang sedang mengambil alat di dalam mobil. Dia langsung berteriak, karena kakinya terjepit pintu yang didorong,” jelas Andi, kemarin.
Sang pengendara motor sempat berhenti. Bukannya meminta maaf melihat kaki korban terluka, tapi malah marah. Setelah itu langsung berlalu dari lokasi.
”Sudah salah, marah lagi. Kami langsung mengejarnya. Dia masuk ke Wisma Topaz. Saya kemudian mendatanginya,” terang Andi.
Beruntung, seorang pengunjung wisma turun tangan meredam emosi keempat pekerja tiang listrik PLN tersebut.
Tak lama berselang, keluarlah seorang wanita yang dibonceng oleh pria tersebut bernama Asna. Ia menemui keempat orang yang mencari pria pemboncengnya. Sambi menangis, Asna meminta maaf.
”Minta maafka kasian. Tadi itu sedang buru-buru karena mau hujan. Kebetulan pintu mobilnya terbuka, sementara jalan juga cukup sempit. Temanku langsung mendorong pintu mobil agar bisa lewat. Dia tidak tahu kalau ada orang di dalam mobil. Sekali lagi saya minta maaf,” kata Asna sambil mengusap air matanya. (ish/rus)
Pekerja Listrik Tenteng Parang Cari Pengunjung Wisma
×

