MAKASSAR, BKM — Tahun 2017 menjadi tahun membanggakan bagi manajemen BFI Finance (PT BFI Finance Indonesia Tbk). Meski perusahaan pembiayaan ini tergolong independen atau tidak berafiliasi ke salah satu bank atau produsen kendaraan bermotor, namun BFI Finance sudah berhasil menyalurkan pembiayaan baik kendaraan roda dua, roda empat maupun alat berat sebesar Rp10,25 triliun atau tumbuh 33,7 persen
dibandingkan periode yang sama di 2016. Jumlah ini jauh melebihi dari pertumbuhan perusahaan leasing atau pembiayaan secara nasional yang hanya dikisaran 10-an persen.
“Semua itu merupakan pencapaian prestasi yang membanggakan sekaligus menjadi bukti bahwa BFI Finance mendapat kepercayaan yang besar dari kalangan nasabah dan masyarakat luas,” ujar Sudjono, Finance Director BFI Finance di sela acara pressconference dalam rangka pengundian periode ketiga program UBER Miliaran, di atrium Mall Ratu Indah (MaRI) Makassar, Sabtu petang (21/10). Pada pengundian periode ketiga ini, jumlah kupon yang diundi sebanyak 429.794 kupon dengan jumlah konsumen 186.412 orang dan jumlah kontrak 199.843 buah.Pengundian ini turut disaksikan manajemen BFI Finance, notaris, dinas sosial Kota Makassar, Kementerian Sosial RI, dan kepolisian. Sebelum dilakukan pengundian, pihak dinas sosial disaksikan kepolisian, notaris, manajemen BFI Finance, dan wartawan, melakukan pengecekan terhadap laptop yang akan dilakukan pengundian untuk menjaga transparansi. Selanjutnya dilakukan penyegelan pihak dinas sosial.
Pengundian periode pertama program UBER Miliaran ini telah dilakukan di Tangerang Selatan dibulan April dan periode kedua dibulan Juli di Manado. Pada pengundian periode ketiga ini, hadiah utama berupa Toyota Calya direbut nasabah BFI Finance Garut atas nama Naskan.
Sedangkan lima hadiah Honda Beat diraih I Wayan Andi dari Denpasar, Adi dari Toraja, Mulyadi (Sorong), Suprapto (Bagan Batu), dan Widiyanto (Lampung). Selain hadiah mobil dan motor, juga diundi 35 unit smartphone.
Sudjono lanjut mengatakan, UBER Miliaran ini merupakan salah satu upaya BFI Finance dalam meningkatkan kepuasan pelanggan serta memberikan apresiasi kepada nasabah perorangan dan korporasi di seluruh tanah air. Sejak diluncurkan pada 2015, program UBER Milyaran telah mampu menarik antusiasme para nasabah.
”BFI Finance berterima kasih kepada seluruh nasabah dan masyarakat yang telah mengikuti
program UBER Milyaran 2017. Tidak perlu kuatir bagi yang belum beruntung pada periode
kali ini. Karena masih ada kesempatan untuk memenangkan hadiah pada periode selanjutnya,” jelas Nataly Yusuf Parinussa, Area Manager BFI Finance untuk Makassar dan sekitarnya.
Hingga akhir September2017, BFI Finance memiliki 321 outlet di seluruh Indonesia dan untuk menunjang pertumbuhan bisnisnya, perusahaan terus memperkokoh infrastruktur dan ekspansi jaringan operasionalnya untuk senantiasa meningkatkan pelayanan terhadap para nasabah dan mitra usaha.
Peningkatan penyaluran pembiayaan tersebut ditunjang oleh pembiayaan mobil bekas yang mencapai 70,9 persen dan sisanya sebesar 29,1 persen disalurkan untuk pembiayaan mobil baru, motor bekas, properti, dan alat-alat berat.
”Laba bersih BFI Finance mencapai Rp526 miliar per akhir Juni 2017. Jumlah tersebut
meningkat 55 persen dibandingkan periode yang sama ditahun sebelumnya. Pertumbuhan ini diraih berkat perbaikan komposisi piutang yang didominasi aset dengan tingkat pengembalian lebih tinggi,” tambah Sudjono.
Program UBER Milyaran 2017 diselenggarakan secara nasional dengan menggunakan
mekanisme kupon undian untuk jumlah pembiayaan tertentu. Nasabah hanya perlu melakukan pembiayaan di BFI Finance selama periode program 1 Januari sampai 31 Desember 2017. Program ini berlaku untuk seluruh produk pembiayaan di BFI Finance, seperti mobil, motor dan properti, serta beragam kebutuhan masyarakat lainnya; baik konsumtif maupun produktif. (mir)
Pembiayaan BFI Finance Capai Rp10,25 T
×

