MAKASSAR, BKM — Badan Standardisasi Nasional (BSN) menerapkan Kota Makassar sebagai role model dalam penerapan SNI.
Menurut Kepala BSN Bambang Prasetya di Makassar (24/10) mengatakan, alasan dipilihnya Makassar karena sebagai
gerbang Indonesia Wilayah Timur.
Selain sebagai role model, Makassar juga ditetapkan menjadi salah satu dari 25 wilayah sebagai kota yang akan mengikuti Gerakan Menuju 100 Smart City tahun ini.
Menurutnya, konsep dari pada smart city adalah kota yang berkinerja baik dengan beberapa indikator antara lain
daiam bidang ekonomi, penduduk, pendidikan, kesehatan, pemerintahan, transportasi/mobilitas, dan lingkungan hidup.
Kota yang mengontrol dengan mengintegrasikan semua infrastruktur (fasilitas umum) jalan, dengan
terowongan, rel, bawah tanah, bandara, pelabuhan, komunikasi, air. Juga terkait pengelolaan gedung dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya serta merencanakan bagaimana pencegahannya sehingga masyarakat menjadi aman dan nyaman untuk tinggal di kota.
Dia melanjutkan, Smart city juga membuat kota lebih efisien dan layak huni, serta penggunaan
smart computing untuk membuat smart city dan fasilitasnya meliputi pendidikan, kesehatan, keselamatan umum transportasi yang lebih cerdas, saling berhubungan dan efisien.
Deputi Bidang Penelitian dan Kerjasama Standardisasi BSN I Nyoman Supriyatna melanjutkan, Smart city sebagai sebuah konsep kota cerdas yang dapat membantu masyarakat dalam mengelola sumber daya yang dimiliki dengan efisien dan memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat atau lembaga dalam melakukan kegiatannya atau pun mengantisipasi kejadian yang tak terduga sebelumnya.
Implementasi smart city perlu didukung penerapan SNI/Standar Nasional Indonesia supaya kota tidak hanya cerdas tetapi juga nyaman, aman dan teratur, itulah konsep standardisasi, ujar Bambang.
Lebih lanjut, dikatakan, BSN sampai dengan bulan September 2017 telah menetapkan 11.385 SNI d bidang pertanian pangan, kesehatan, mekanika, elektronika, konstruksi, kimia, pertambangan, lingkungan, dan serbaneka.
“Dari SNI yang ditetapkan, beberapa SNI mendukung implementasi smart
city. Misalnya ada 12 SNI mendukung smart card, 7 SNI mendukung smart energy. 3 SNI mendukung smart tourism, serta 3 mendukung ketahanan menghadapi bencana,” ujar Bambang. (rhm)
Makassar Model Penerapan SNI dan Smart City
×

