MAKASSAR, BKM — Wawan, seorang mahasiswa Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Samata harus dilarikan ke rumah sakit. Ia mengalami luka terbuka pada bagian kepalanya akibat terkena lemparan batu.
Bocornya kepala Wawan terjadi ketika berlangsung tawuran antara mahasiswa Fakultas Syariah dengan Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek), Selasa sore (24/10) pukul 18.00 Wita.
Informasi yang diperoleh BKM, tawuran kedua kelompok ini dipicu oleh adanya ujaran dan kata-kata tak layak yang dilontarkan seorang mahasiswa dari Fakultas Syariah. Ketua Dema Fakultas Saintek Muh Syafaat mendengar langsung umpatan berbahasa Makassar bernada kotor itu.
Saat itu Muh Syafaat sedang berkumpul bersama rekannya dari Fakultas Saintek. Situasi pun langsung gaduh. Sedikitnya 200-an mahasiswa Saintek bermaksud mendatangi Fakultas Syariat.
Pada saat bersamaan, mahasiswa Fakultas Syariat juga sudah berkumpul. Ratusan orang telah berkumpul di lapangan sepak bola.
Begitu kedua kelompok bertemu, mereka langsung terlibat saling serang dengan menggunakan batu. Akibatnya, Wawan terkena lemparan batu pada bagian kepala.
Perang kedua kelompok yang berlangsung di dalam kampus ini berhasil diredam petugas keamanan kampus dan Wakil Rektor (Warek) III Prof Sitti Aisyah Kara yang turun tangan. Dengan tegas dia meminta kepada kedua kelompok mahasiswa untuk membubarkan diri dan kembali ke fakultasnya masing-masing.
”Saya harap mahasiswa kembali ke fakultasnya masing-masing . Apabila tidak mengidahkannya, kami akan memberikan sanksi tegas,” kata Sitti Aisyah Kara.
Mendengar instruksi tersebut, mahasiswa kemudian membubarkan diri dan kembali ke fakultasnya masing-masing. (ish/rus)
Kepala Mahasiswa UIN Bocor Terkena Lemparan Batu
×

