MAKASSAR, BKM — Putra (23) adalah seorang tersangka jambret. Warga Jalan Regge inipun sempat menangis seusai aparat Polsek Bontoal menembak betis kanannya, Jumat malam (4/11) sekitar pukul 22.35 Wita.
Sebelum dihadiahi timah panas, ia sempat beraksi dengan menjambret tas milik Rezky Andriani Amir (19) di Jalan Pongtiku. Korban yang berdomisili di Jalan Perintis Kemerdekaan 8 Lorong 3 itu melapor ke Polsek Bontoala. Tas ransel miliknya dibawa kabur oleh pelaku.
Di dalamnya berisi satu buah laptop merek Lenovo warna hitam, satu HP Iphone 6 warna hitam, serta satu handphone Vivo V5. Atas kejadian itu korban mengalami kerugian Rp15 juta.
Kapolsek Bontoala Kompol Rafiuddin menjelaskan, tersangka ditangkap setelah anggota sedang melakukan penyelidikan kasus. Mereka mendapat informasi tentang keberadaan Putra, pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas). Ia disebutkan tengah ada di sekitaran Jalan Regge.
Dipimpin Panit II Opsnal Polsek Bontoala Iptu Rahman Ronrong bersama Dantim Bripka A Rudi Slamet, dilakukannya pencarian dan penangkapan terhadap pelaku. Saat diamankan, Putra sementara berada dalam warnet di Jalan Regge.
Usai diinterogasi, petugas kemudian membawa Putra untuk dilakukan pengembangan mencari barang bukti. Hasilnya, polisi mengamankan satu unit laptop Lenovo warna hitam, dan satu buah Iphone 6 warna hitam. Pelaku bersama barang bukti diamankan lalu digiring ke Mapolsek Bontoala.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka Putra membenarkan telah melakukan jambret bersama seorang rekannya bernama Firman. Mereka merampasa sebuah tas ransel warna hitam milik korban.
”Tersangka terpaksa dilumpuhkan, karena saat dibawa untuk mencari rekannya, dia melawan petugas dan melarikan diri. Anggota mengeluarkan tiga kali tembakan peringatan ke udara, tapi tidak digubris. Setelah ditembak bagian betisnya, dia menangis dan minta ampun. Keterangan tersangka masih dalam pengembangan,” jelas Kompol Rafiuddin. (jul/rus)
Tersangka Jambret Menangis Usai Didor
×

