DUA Partai politik di Sulsel yakni Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan memassifkan sosialisasi guna meningkatkan elektabilitas partai serta usungannya di Pilgub nanti.
Soal kekuatan partai, Direktur Lembaga Survei Epicentrum Politica, Iin Fitriani kepada wartawan, Kamis (22/11) menilai jika Demokrat adalah partai yang cukup massif pergerakannya di Sulsel sejak awal berdiri. Hal itu terbukti dari perolehan 11 kursi milik partai berlambang mercy tersebut di DPRD Sulsel.
Sementara itu, PPP memiliki ciri khas sendiri sebagai partai berbasis Islam paling lawas di Indonesia. PPP juga memiliki anggota dan kader partai yang loyal tersebar di seluruh Sulsel. “Dengan demikian, secara figur (IYL dan Cakka), maupun secara partai (Demokrat dan PPP) itu sudah termasuk kekuatan yang patut diwaspadai calon lainnya,”jelas Iin kemarin.
Menurutnya, konsolidasi yang dilakukan kedua partai ini diyakini tetap bisa saling melengkapi dengan sejumlah partai politik (parpol) yang berada dibarisan pemenangan IYL-Cakka.
Pengalaman mengantarkan Adnan Purichta Ichsan di Pilbup Gowa melalui jalur perseorangan plus dukungan parpol, bisa menjadi modal tersendiri jika pada akhirnya pasangan yang dikenal komitmen ini memilih maju lewat perseorangan atau independen.
Di samping itu, kekuatan keduanya yang sejak dulu terbangun, bisa semakin padu dengan grassroot yang dimiliki Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang tersebar di semua kabupaten/kota di Sulsel. (rif)
Demokrat dan PPP Masifkan Sosialisasi
×

