WAJO, BKM – Tak terima Ex-Ornament dialihfungsikan menjadi lahan percetakan sawah, Kepala Desa Lautang,Naing mengawal warganya mengadu ke DPRD Kabupaten Wajo.
”saya selaku kepala desa Lautang tidak pernah menyetujui itu Ex-ornament dijadikan lahan cetak sawah,”kesal Naing. Bahkan dudah ada yang dicetak sekitar 4 hekatre, namun berhasil dihentikan. karena sudah menyalahi aturan perda,”ujarnya lagi.
Masyarakat setempat, melalui Naing meminta agar pemerintah kabupaten wajo Ex-Ornament dikembalikan Kepada Desa agar masyarakat luas bisa disejahterakan semua,”pinta Naing
Salah satu Warga yang merasa dirugikan adalah H.Fodding selaku pemilik lahan bobo(rawa-rawa) yang dia lelang untuk masa dua tahun. Namun baru esnam bulan dikuasainya sydah mengalami kendala.
Sementara Anwar sebagai juru bicara pemilik Ex-Ornamen, mengaku selain merugikan masyarakat juga telah menyalahi Perda no.4 tahun 2012 tentang pengelolaan sumber daya perikanan,Pasal.16 tentang pengelolaan Ex-Ornament,yang tidak bisa mengubah bentuk Ex-Ornament ,termasuk menjadikannya lahan cetak sawah,” terang Anwar.
Menanggapi hal itu, pihak perikananan,Nas fari menjelaskan ,apapun itu bahwa Ex-Ornament sudah diteliti dan harus dijaga ekosistemnya bukan Cuma ikan akan tetapi kelangsungan hidup manusia termasuk sumber Air.
”makanya ada perda yang dibuat agar dijaga jangan dirubah lagi patok batasnya,kalau jadi cetak sawah semua air bisa tercemar oleh racun dan sebagainya,jadi tetap mengacu pada Perda ,”tutup Nasfari
Sementara Pihak DPRD kabupaten Wajo, Asri jaya didampingi Sudirman Meru,Ir.Junaedi ,Andi Gusti Makkaroda mengatakan yang sama.
Pihak DPRD sendiri menolak adanya perubahan Ex-Ornament dan mengacu pada aturan Perda,bahwa Ex-Ornament adalah aset negara yang memberikan masukan yang tinggi bagi daerah dari berbagai aspek.
“makanya harus dijaga sejak diserahkan ke Indonesia dari Jaman Belanda dulu,dan meminta tidak usah dulu melibatkan Sat-Pol PP untuk ditertibkan karena ini masalah bisa kita selesaikan secara pribadi,”pungkasanya.
(nar)
Tolak Ex-Ornament Dialihfungsikan, Kepala Desa Lautang Kawal Warga Mengadu Ke Dewan
×

