MAKASSAR, BKM — Pagi-pagi, Jumat (22/12) pukul 07.00 Wita, warga Jalan Teuku Umar 12 Lorong 7, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo geger. Seorang perempuan ditemukan tewas gantung diri di kediamannya.
Para tetangga kemudian beramai-ramai datang ke lokasi kejadian. Selanjutnya menghubungi aparat Polsek Tallo. Tak lama kemudian, Kapolsek Tallo Kompol Amrin AT tiba di lokasi bersama anggotanya.
Selanjutnya dilakukan olah TKP. Polisi juga mengambil keterangan dari sejumlah saksi.
Hasil identifikasi, korban bernama Ana Suryana (21). Jasadnya pertama kali ditemukan oleh pemilik kos yang disewanya.
”Saksi yang juga pemilik kos bernama Sitti Sunti. Ia menjelaskan, pada pagi harinya mertua yang menggendong anak bersama adik ipar korban datang ke kosan. Ia kemudian megetuk pintu kamar korban. Namun tidak jawaban. Keduanya lalu menyampaikan ke pemilik kos, yakni Sitti Sunti,” jelas Amrin, kemarin.
Sunti kemudian mengarahkan keluarga korban untuk lewat belakang melalui kamar mandi. Jalan itu tembus ke kos korban. Hanya tripleks yang membatasinya.
Pemilik kos menemani kedua keluarga korban itu. Tripleks pembatas rumah dengan kamar korban langsung dibuka. Alangkah terkejutnya mereka, karena tubuh Suryana sudah dalam posisi tergantung tepat di atas kasur tempat tidurnya.
Ana Suryana mengakhiri hidupnya dengan menggunakan tali nilon plastik warna biru ukuran 12 inci, dan panjang 6 meter.
Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian, menyebutkan sebelum gantung diri, pada tengah malam korban sempat bertengkar dengan suaminya bernama Ardi.
Hal itu dibenarkan Hasna, tetangga kos korban. Menurut dia, pada Kamis malam (21/12) pukul 24.00 Wita, Ana terlibat pertengkaran dengan suaminya. Setelah itu Ardi meninggalkan Ana dengan membawa serta anaknya. Korban mengejar suaminya. Namun, Ardi bersikukuh pergi bersama anaknya. (ish-jul/rus)
Suami Bawa Pergi Anak, Istri Gantung Diri
×

