MAKASSAR, BKM — Syarifuddin, warga Kassi-kassi, Galesong Selatan, Kabupaten Takalar jadi bulan-bulanan massa. Ia dihakimi massa hingga pingsan, karena tertangkap tangan hendak mencuri sepeda motor, Minggu (31/12) sekitar pukul 03.00 Wita.
Kendaraan roda dua yang nyaris saja dibawanya pergi adalah milik Siwa Dg Rapi. Tinggal di Asrama Laompobattang Blok G/17 Jalan Rajawali, Makassar.
Beruntung, anggota Polsek Mariso yang bertugas di pos pengamanan Jalan Rajawali bergerak cepat datang ke lokasi kejadian. Nyawa pelaku berhasil diselamatkan dari tangan massa yang tengah menghakiminya. Dalam keadaan tak sadarkan diri dan kondisi yang babak belur, pelaku kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Keterangan saksi di TKP menyebutkan, Syarifuddin datang bersama seorang temannya bernama Febrian. Saat itu Febrian duduk-duduk di atas motor menunggu Syarifuddin yang masuk dalam asrama.
Tak lama berselang, Syarifuddin berhasil membawa keluar satu unit sepeda motor dalam dalam Asrama Lompobattang. Namun aksinya sempat ketahuan warga yang langsung meneriakinya.
Febrian yang menunggu di atas motor langsung melarikan diri menggunakan motornya. Ia meninggalkan Syarifuddin sendirian. Warga pun berhasil menangkap Syarifuddin lalu memukulinya beramai-ramai.
Pemilik motor, Siwa Dg Rapi mengaku mengetahui motornya dicuri orang ketika dibangunkan oleh adik perempuannya, Subaedah sekitar pukul 03.00 Wita. ”Adik saya bilang, motormu dicuri dan pelakunya dihakimi massa. Langsung saya cek. Ternyata motor yang saya simpan di dekat sumur belakang rumah, sudah tidak ada. Jaraknya kira-kira 50 meter dari lokasi pelaku tertangkap warga,” ujar Dg Rapi.
Kapolsek Mariso, Kompol Yulius membenarkan peristiwa ini. ”Pelaku dihakimi warga hingga babak belur. Salah seorang rekannya yang melarikan diri menggunakan motor, masih dalam pencarian,” kata Kapolsek. (jul/rus)
Pencuri Motor Dihakimi Massa Hingga Pingsan
×

