pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Proyek Stadion Barombong Dikebut

MAKASSAR, BKM — Pengerjaan Stadion Barombong terus digenjot penyelesaiannya. Setelah proyek tersebut molor ke tahun 2018 ini, pelaksana kegiatan semakin intensif untuk mengejar ketertinggalan.
Pejabat Pembuat Komitmen Stadion Barombong, Muchlis Mallajareng menjelaskan, kontraktor pelaksana dalam hal ini PT Usaha Subur Sejahtera diberi perpanjangan waktu sekitar 50 hari untuk menyelesaikan ketertinggalannya.
Dia merinci, progres pekerjaan untuk tribun barat sekitar 71,71 persen. Sementara tribun utara-selatan 75,05 persen.
Hasil analisa dan hitung-hitungannya, jika kontraktor pelaksana konsisten dengan rencana kerja yang dijadwalkan, dengan progres pekerjaan normal 0,8 persen per hari, maka proyek tersebut bisa rampung 25-30 hari kerja ke depan.
“Tapi pekerjaan di lapangan tidak seperti itu. Kita tidak bisa prediksi secara tepat. Karenanya kita harap targetnya 40 hari,” ungkap Muchlis, Kamis (4/1), kepada BKM.
Selain fokus pada penyelesaian pekerjaan yang molor dan menyeberang tahun ini, pihaknya juga mulai mempersiapkan dan merancang pengerjaan area lapangan dan fasilitas pendukung yang rencananya memang akan dirampungkan tahun ini.
Karena stadion ini bertaraf internasional, menurut Muchlis, pihaknya telah menyurati Sekjen Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) agar mau mengusulkan kontraktor yang mengerjakan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk terlibat dalam perampungan Stadion Barombong.
“Kita sudah surati Sekjen PSSI dan pihaknya bersedia melaporkan ke Kementerian. Karena ini akan berstandar internasional maka jangan lagi setengah-setengah mengambil kontraktor. Nanti lelangnya kementerian yang tentukan,” ujar Muchlis.
Apabila disetujui, pihaknya akan menyerahkan proyek ini sepenuhnya ke Kemenpora untuk diawasi. Apalagi anggaran yang disiapkan sebesar Rp9 miliar memang bersumber dari APBN.
“Ada anggaran Rp9 M APBN dari Kemenpora. Kita menyarankan agar PSSI secara serius melaporkan ke Kementerian untuk pengerjaan lapangannya,” pungkasnya.
Selain itu, rumput lapangan yang sudah berusia tujuh tahun rencananya akan diganti dengan rumput yang berstandar internasional. (rhm)



×


Proyek Stadion Barombong Dikebut

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar