MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo memantau perkembangan pembangunan pelebaran Jembatan Tello, Selasa (9/1). Syahrul Didampingi sejumlah pejabat teras Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XIII, termasuk Kepala Balai Miftachul Munir.
Dalam peninjauan tersebut Syahrul memeriksa secara cermat sejauh mana pekerjaan di lokasi. Ternyata, hasilnya cukup menggemberikan.
Secara umum, konstruksi jembatan yang dilebarkan sudah rampung. Tinggal menunggu hasil pengecoran jalan kering secara total hingga bisa dilewati kendaraan. Setelah itu akan dilakukan pengaspalan.
Pelat seng sebagai pembatas antara jalan dengan konstruksi jembatan yang dibangun sudah dilepas. Selain itu, railing atau pemagaran sisi jembatan juga sudah mulai dikerjakan. Bentuknya akan dibuat menarik dan akan dilengkapi lampu-lampu.
Syahrul cukup mengapresiasi progres pelebaran Jembatan Tello yang sudah hampir rampung.
“Alhamdulillah. Tinggal finishing yang harus dirampungkan, ” jelasnya.
Kepada pelaksana kegiatan, Syahrul berharap jalan diatas pelebaran jembatan tersebut sudah bisa digunakan 27 Januari mendatang.
Pelaksana kegiatan termasuk BBPJN XIII selaku penanggung jawab proyek boleh bernapas lega. Pasalnya, waktu yang diberikan gubernur lebih panjang dibanding target yang sudah diperkirakan. Sehingga pekerjaan bisa dilaksanakan tanpa harus terburu-buru.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelebaran Jembatan Tello, Malik, menjelaskan pengecoran sudah dilakukan Rabu (3/1) lalu. Waktu yang dibutuhkan agar hasil pengecoran betul-betul kering minimal 14 hari. Sehingga diperkirakan 20 Januari mendatang, jalan tersebut sudah bisa dilalui kendaraan.
“Insya Allah sekitar 20 Januari baru bisa difungsikan, ” ungkapnya.
Kendati proyek ini menyeberang ke tahun 2018 ini, namun Malik menegaskan tidak ada persoalan pada kontrak kerja atau pemenuhan target. Alasannya, kontrak kerja satu paket dengan middle ring road (MRR) dimana batas waktu penyelesaian Mei 2018 mendatang.
Sejauh ini, Malik belum bisa memastikan kapan proyek tersebut akan diresmikan. Karena menunggu pekerjaan rampung keseluruhan dan ada pembicaraan khusus antaran BBPJN dengan pihak pemerintah.
Untuk pengerjaan fisik jembatan tahun ini, pemerintah mengalokasikan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 sekitar Rp4,1 miliar. Sebelumnya, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo sangat berharap proyek ini bisa dirampungkan dan diresmikan di HUT ke-368 tahun ini. Namun sayang, keinginan itu tak bisa diwujudkan karena tahapan pekerjaan yang harus dilaksanakan masih tersisa beberapa item.
Pembangunan jalan pada jembatan Sungai Tello dilakukan selebar 3,5 meter yang menambah satu lajur kendaraan. Pelebaran dilakukan di sebelah kanan jembatan jika dari arah Panaikang. (rhm)
Jembatan Tello Dideadline 27 Januari
×

