pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

BRT Batal Ditarik di Pusat

MAKASSAR, BKM — Rencana Perum Damri menarik 20 unit bus yang dioperasikan sebagai Bus Rapid Transit (BRT) Mamminasata ke pusat diinformasikan batal. Dinas Perhubungan Sulsel dengan Perum Damri sudah melakukan pertemuan.
Selain itu, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mengaku, sudah berkomunikasi dengan Menteri Perhubungan Budi Karya agar membatalkan penarikan 20 unit BRT tersebut. “Katanya mau di tarik, siapa yang bilang. Belum pernah lapor ke saya. Saya wakil presiden di sini, mestinya BRT makin banyak bukan sedikit,” pungkasnya.
Soal kerugian yang diklaim Rp3 Miliar oleh Perum Damri, Syahrul menjelaskan harus sebagai instansi pemerintah tak boleh mengejar keuntungan semata.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Ilyas Iskandar mengatakan, pihaknya sudah bertemu dengan pihak Damri. Dan dalam pertemuan tersebut, dibentuk tim bersama untuk melakukan kajian.
“Tim ini akan melakukan kajian trayek mana yang bisa dimaksimalkan untuk mendatangkan keuntungan. Termasuk soal kerugian yang dialami selama ini,” katanya di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (16/1).
Ilyas menyebutkan kerugian yang dialami Damri dikarenakan kalah bersaing dengan angkutan online dalam jaringan (daring). Sementara untuk membuka trayek baru harus memperhatikan jalur angkutan petepete.
Terlebih dari perencanaan awal BRT Mamminasata akan menjajal 11 koridor. Sejauh ini yang telah beroperasi baru empat koridor, yaitu koridor 1, 2, 3 dan 4 dengan jumlah halte yang terbangun 150 unit.
“Tahun ini kami tak punya anggaran untuk membangun halte lagi, termasuk untuk pemeliharaannya. Kita akan evaluasi dulu halte yang selama tiga tahun ini terbangun,” lanjutnya.
Terkait rencana Gubernur Sulsel mengambil alih pengelolaan BRT. Ilyas mengakui hal tersebut bisa saja dilakukan, hanya saja pengelolaan harus melalui Perusda.
Kepala UPTD Transportasi Mamminasata, Pahlevi menambahkan aturan membolehkan Pemprov mengelola BRT seperti yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta dengan Trans Jakarta.
“Tapi ini perlu kajian, karena harus disiapkan lagi sopir dan pengelolanya,” tambahnya. (rhm)



×


BRT Batal Ditarik di Pusat

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar