pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Duel Maut Bersenjata Tajam, Satu Tewas

MAKASSAR, BKM — Jarum jam menunjuk pukul 23.30 Wita, Senin malam (22/1). Warga di Jalan Abubakar Lambogo, Makassar sebagian sudah terlelap dalam tidurnya.
Tiba-tiba terdengar suara gaduh. Warga yang masih terjaga, kemudian keluar dari rumah. Selanjutnya mencari tahu sumber suara ribut-ribut itu.
Ternyata, sesosok pria ditemukan terkapar dalam kondisi berlumuran darah. Lelaki malang bernama Ibrahim itu merupakan warga Abubakar Lambogo. Aparat Polsek Makassar pun langsung dihubungi.
Tak lama berselang, polisi tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara. Selanjutnya mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa awalnya Ibrahim terlibat cekcok hingga berduel maut dengan Arwin yang dibantu saudaranya. Akibat kejadian tersebut, Ibrahim meregang nyawa dengan luka tikaman tepat di bagian dada. Sementara Arwin juga terluka pada bagian pahanya. Sementara saudaranya melarikan diri usai kejadian. Perkelahian tak seimbang ini diduga dipicu dendam lama.
Ikhwal peristiwa berdarah ini bermula ketika Arwin bersama istrinya usai berbelanja pada sebuah minimarket di Jalan Abubakar Lambogo. Selanjutnya, ia menuju ke rumah mertuanya yang letaknya tidak terlalu jauh.
Di depan pintu rumah sang mertua, Arwin bertemu dengan Ibrahim yang diduga tengah dalam pengaruh minuman keras. Dalam kondisi mabuk, Ibrahim menegur Arwin.
Teguran itu tak diterima oleh Arwin. Dia lalu pulang ke rumahnya mengambil senjata tajam berupa parang. Selanjutnya Arwin kembali menemui Ibrahim. Keduanya sempat terlibat adu mulut yang berujung duel maut menggunakan senjata tajam.
Arwin yang menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara, mengaku tak terima ditegur dengan nada kasar. Padahal saat itu ia hanya memandangi korban.
”Saya kalap waktu dia tegur saya denagn tidak sopan. Dia tegurka dan marah waktu saya menatapnya. Saya sempat adu mulut lalu berduel,” terang Arwin.
Arwin tak seorang diri menganiaya korban. Melainkan bersama saudaranya mengeroyok korban hingga meninggal dunia.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Makassar Kompol Usman, mengaku masih melakukan penyelidikan atas peristiwa berdarah yang terjadi di wilayah hukumnya. ”Kita masih mengejar saudara pelaku yang melarikan diri. Belum bisa disimpulkan motif kejadiannya. Namun diduga karena dendam lama. Arwin belum dimintai keterangan, sebab masih dalam perawatan medis,” ujar Kapolsek. (ish/rus)



×


Duel Maut Bersenjata Tajam, Satu Tewas

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar