GOWA, BKM — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menegaskan kepada masyarakat penerima beras prasejahtera (Rastra) agar menolak kiriman beras yang diterima kualitasnya tidak sesuai standar atau kualitasnya jelek.
Hal itu dikatakan Adnan saat melepas secara resmi empat unit truk pengangkut Ratsra yang merupakan bantuan sosial bagi masyaralat prasejahtera di Kabupaten Gowa untuk tahun 2018 ini, di halaman kantor Pemkab Gowa, Rabu pagi (24/1).
Empat truk yang mengangkut Rastra gratis ini dilepas untuk diberikan kepada 32.259 warga penerima manfaat. Masing-masing warga menerima 10 kilogram (Kg). Dari jumlah penerima tersebut, total Rastra yang dipasok ke Gowa sebesar 322.590 Kg yang diangkut empat truk perwakilan.
Pelepasan Bansos Rastra 2018 itu disaksikan Ketua DPRD Gowa, Ansar Zaenal Bate, Kepala Subdivre Bulog Makassar Wilayah VII, Abdul Mukti, para Muspida serta jajaran pejabat lingkup Pemkab Gowa. Pelepasan ditandai dengan pemecahan kendi.
Adnan sebelum melepas pendistribusian Rastra tersebut, menegaskan tidak boleh ada kualitas beras buruk beredar di masyarakat Gowa. ”Tidak boleh ada beras yang kualitasnya tidak baik. Jika ada, jangan diterima. Langsung dikembalikan. Kita akan meminta kepada Bulog untuk mengganti yang kualitasnya lebih bagus dan sesuai. Ayo kita sama-sama mengawasi pendistrubusian ini,” kata bupati.
Sementara itu, Kasubid Divre Bulog Wilayah VII Makassar, Abdul Mukti yang mendengar pernyataan bupati langsung mengiyakan. ”Kami (Bulog) siap mengganti beras yang tidak memenuhi standar. Begitu menerima laporan langsung hari itu juga kami ganti,” janji Mukti. (sar/mir)
Adnan: Tolak Jika Beras Tak Berkualitas
×

