pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Meniti Karier Jadi Chef de Party di Westin Dublin Ireland

UNTUK menduduki jabatan General Manager (GM) disebuah hotel, ternyata tidaklah mudah. Banyak yang memulai karirnya dari bawah. Bahkan sampai harus menunggu berpuluh-puluh tahun untuk mencapainya. Proses ini pula yang harus dilalui Deny Hidayat, GM Hotel Aryaduta Makassar.
Pria asal Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ini menghabiskan masa penddikannya di NTB. Ia mulai bersekolah di SDN 1 Teke Bima pada 1982. Kemudian berturut-turut di SMPN 3 Mataram dan SMAN 2 Mataram. Saat kuliah pun di NTB dengan mengambil kuliah di Mataram Tourism Institute pada 1994.
Deny pun memulai karirnya di hotel pada 1995. Saat itu ia hanya menjadi Commis Chef di Sheraton Senggigi Lombok. Setelah empat tahun di hotel tersebut, ia pun pindah ke Irlandia dengan menjadi Chef de Party di Westin Dublin Ireland pada 1999.
Setelah kurang lebih enam tahun di Irlandia, pria yang hobi bermain badminton ini kembali ke Indonesia. Saat itu ia dipercaya menjadi Sous Chef di Bintan Lagoon Resort.
Di tempat ini, selama tujuh tahun ia meniti kariernya. Setelah menjadi Sous Chef, ia pun berturut-turut dipercaya menjadi Executive Sous Chef, Executive Chef, dan terakhir Director of Food and Beverage.
Lama di Indonesia, ia kembali mendapatkan tawaran di luar negeri. Tepatnya di Thailand. Tak tanggung-tanggung, di sana ia pun telah dipercaya menjadi GM di Baan Yin Dee Phuket Thailand pada 2012.
Setelah itu ia kembali lagi di Indonesia hingga sekarang. Kembalinya dari Thailand, Deny telah ditempatkan di beberapa hotel. Antara lain di Batam View Beach Resort, Arumdalu PrivateResort Belitung, Hotel Gammara Makassar, dan sekarang di Hotel Aryaduta Makassar.
Selama meniti karier, ada suka dan duka yang dirasakan Deny. Ia mengaku jika sangat suka jika bertemu banyak orang. Ia juga sangat senang bisa bergaul dengan orang banyak. Apalagi jika bisa memberikan kontribusi untuk pariwisata Indonesia, khususnya Makassar.
Namun jika karyawan hotel sedang menghadapi masalah, baik internal maupun eksternal. Disitu dikatakan Deny sebagai dukanya. ”Misal saat ini tingkat hunian hotel menurun. Waduh, itu duka sekali bagi saya,” kata bapak dari Rangga Hidayat.
Namun ia mengatakan, jika selama ini tetap bisa mencari jalan keluar dari masalah tersebut. ”Pertama yang dilakukan tentu harus sabar dulu. Rileks untuk mencari solusi. Terus saya biasa diskusikan dengan kawan-kawan kerja. Kita brainstormingkan orang untuk mencari solusi dan jalan ke depannya. Nah, dengan itu biasanya berhasil,” jelas suami dari Rita Fransisca ini.
Dalam mengemban amanah sebagai seorang GM, Deny punya harapan besar. Ia ingin menjadi orang yang lebih baik lagi. Bisa berkontribusi pada tempat kerja dan berkontribusi untuk pariwisata Indonesia, khususnya Makassar. (nugroho/mir)



×


Meniti Karier Jadi Chef de Party di Westin Dublin Ireland

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar