MAKASSAR, BKM — Abd Kadir alias Mote (23) tak lagi bisa berkutik. Berulang kali ia berujar tak akan lagi mengulangi perbuatannya.
Mote yang merupakan tersangka kasus jambret handphone (HP) anak seorang penjual bakso diamankan Tim Khusus Polsek Tallo. Ia mendapat tindakan tegas polisi karena mencoba melarikan diri. Bagian kakinya dihadiahi timah panas. Selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.
Dalam catatan kepolisian, Mote merupakan eksekutor dalam aksi pencurian HP merek Oppo A57 di Jalan Pongtiku Lorong 26. Saat beraksi, ia mengaku tak sendirian. Melainkan bersama seorang rekannya bernama Jalil.
Kanit Reskrim Polsek Tallo Iptu Ramli, mengatakan tersangka Mote terpaksa dilumpuhkan lantaran mencoba melarikan diri. Tiga kali tembakan peringatan ke udara tak ia hiraukan. ”Terpaksa dilumpuhkan pada bagian kakinya,” ujar Iptu Ramli, kemarin.
Sebelum diamankan, menurut mantan Kanit Reskrim Polsek Manggala ini, Mote dan Jalil terlacak keberadaannya di Jalan Andi Tadde. Keduanya pun berhasil ditangkap. Polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih DD 4151 XO yang digunakan saat melakukan aksi jambret.
Dari pengakuan keduanya, tambah Iptu Ramli, mereka menjual HP curiannya seharga Rp1 juta kepada seorang pria yang disebutkan bernama Saenal. Uang hasil penjualannya kemudian dibagi dua. Kini keduanya mendekam dalam sel tahanan Polsek Tallo. (ish/rus)
Pejambret HP Anak Penjual Bakso Ditembak
×

