MAROS, BKM — Bidang pertanian menjadi salah satu aspirasi yang banyak disampaikan masyarakat di Kecamatan Bantimurung saat anggota komisi E DPRD Sulsel, A Muhammad Irfan AB melakukan reses di kantor kecamatan Bantimurung, Selasa (30/1) untuk masa Sidang Pertama tahun 2018.
Sejumlah aspirasi dibidang pertanian tersebut diantaranya adalah perbaikan irigasi, stabilitas harga beras hinga ketersediaan pupuk. Salah seorang warga bernama Abdul Asiz, mengatakan, irigasi sekunder yang membentang dari Bantimurung hingga ke Turikale adalah kewenangan dinas provinsi. Untuk saluran irigasinya itu sudah baik. Namun untuk pintu air yang berada di beberapa titik itu sudah rusak.
”Irigasi sekunder yang di depan kantor camat Bantimurung, itu sudah bagus dan mengalir dengan baik. Namun sejumlah pintu air yang berada di sepanjang jalur ini sudah banyak rusak.
Padahal, ini yang paling penting. Karena pada musim tanam, pihaknya memakai sistem buka tutup. Inilah yang kami harapkan bisa diperbaiki provinsi.” ujar Azis yang juga merupakan Kepala Desa Alatengae.
Hal sama juga disampaikan salah seorang tokoh masyarakat dari Dusun Moncongbori, Desa Mattoanging, H Arsyad, ia mengatakan jika ada saluran di Desa Mattoanging yang harus diperbaiki.
”Di Dusun Moncongbori ada saluran irigasi sepanjang 1 kilometer (km) yang mengairi persawahan seluas kurang lebih 400 hektare/ . Kami berharap, ini bisa diperbaiki. Saya juga bersyukur seumur-umur baru kali ini saya bertemu anggota DPRD provinsi dalam forum reses. Semua anggota DPRD harus seperti pak Irfan ini,” ujarnya memuji anggota DPRD Sulsel dari Fraksi PAN ini.
Selain irigasi, harga beras yang turun pada saat musim panen juga menjadi aspirasi masyarakat. Selain itu, kelangkaan pupuk juga disampaikan masyarakat agar segera diteruskan ke dinas terkait.
Menjawab pertanyaan dari peserta reses, Irfan AB menjelaskan, dirinya akan menyampaikan semua aspirasi tersebut ke stakeholder terkait. ”Ada banyak aspirasi yang masuk pada reses kali ini. Ini adalah bukti bahwa masyarat kita sudah cerdas. Ini adalah reses masa sidang pertama tahun 2018. Tentu aspirasi tersebut akan kami akomodir untuk segera kita tindaklanjuti ke stakeholder terkait,” ujar Irfan.
Dari beberapa aspirasi yang masuk, perbaikan irigasi menjadi skala prioritas. Memang, Bantimurung ini adalah wilayah pertanian dan di dalamnya terdapat beberapa jalur irigasi sekunder yang menjadi wewenang Dinas PU Pengairan Provinsi Sulsel. Insya Allah dan Insya Allah kita akan sampaikan ini ke dinas terkait. Selain itu, aspirasi lainnya yang masuk yakni tentang pendidikan dan pengelolaan wisata taman prasejarah Leang-Leang, tentu ini juga akan kita sampaikan ke dinas pendidikan dan Dinas Pariwisata Sulsel,” ujar Ketua IKA Teknik Unhas ini.
Reses ini dihadiri sekitar 100-an masyarakat Bantimurung yang terdiri dari tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh perempuan dan beberapa kepala desa. Irfan didampingi anggota DPRD Kabupaten Maros, Fitriani SPd, Camat Bantimurung, Bakri, dan Wakapolsek Bantimurung. Rencananya untuk reses masa sidang pertama, Irfan akan mengunjungi 3 titik. Hari ini adalah hari pertama dengan titik yang dikunjungi adalah Kecamatan Bantimurung dan Kabupaten Pangkep. Rencananya besok akan dilanjutkan di Kecamatan Tanralili. (ari/mir/c)
Masyarakat Bantimurung Curhat Soal Pertanian
×

