pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Gus Romy dan Amir Uskara Adu Pengaruh Saat Kampanye di Sulsel

MAKASSAR, BKM–Jadwal kampanye untuk pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur sudah akan dimulai pada 14 Februari mendatang. Dua tokoh berpengaruh di Partai Persatuan Pembamgunan (PPP) yakni ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Romahurmudzy alias Gus Romy akan bersaing dengan wakil ketua umum DPP HM Amir Uskara. Keduanya akan saling membuktikan kemampuannya dalam menggalang dukungan. Gus Romy akan mengajak pengurus, kader dan simpatisan partai berlambang kakbah agar memilih paslon Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL) sementara Amir Uskara dipastikan kukuh pada pendiriannya dan akan berjuang memenangkan paslon Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka).
Di Sulsel, Gus Romy didukung ketua Bapilu PPP Sulsel Rizal Syarifuddin yang baru saja posisinya di geser ke dewan pakar DPW PPP Sulsel. Sementara Amir didukung Ketua DPW PPP Sulsel HM Aras.
Rizal memastikan jika Gus Romy akan datang di kampanye Agus-TBL nanti. “Iya Pak ketua umum akan menghadiri kampanye Pak Agus dan Tanribali,”ujar Rizal, Jumat (2/2).
Hal sama dilontarkan Amir Uskara bila dirinya juga akan menghadiri kegiatan dan kampanye IYL-Cakka. “Saya juga siap mengikuti kegiatan Pak Ichsan dan Andi Cakka,”ujar Amir yang juga anggota DPR RI ini.
Amir Uskara dan HM Aras bahkan sudah mengeluarkan perintah kepada seluruh pengurus maupun kader dan simpatisan PPP agar tetap menjaga komitmen untuk mendukung pasangan calon yang maju lewat jalur perseorangan IYL-Cakka. “Ini hasil keputusan Rakorwil PPP Sulsel, seluruh pengurus, kader dan simpatisan untuk tetap mendukung pasangan IYL-Cakka,”ujar Aras yang pernah tercatat sebagai sekretaris DPW PPP Sulsel ini.

Luhur: Perpecahan Ini Rugikan PPP

RENCANA kedatangan dua elit PPP di Makassar dalam kampanye yang berbeda mendapat tanggapan dari pengamat politik dari Unismuh Makassar Dr Luhur A Prianto. Luhur mengemukakan bila kondisi perpecahan dukungan elit ini tentu merugikan PPP. “Saya kira situasi ini akan kekuatan elektoral PPP akan semakin tergerus di Pemilu 2019. Meskipun Sebenarnya kehadiran Jurkamnas juga tidak banyak berpengaruh, pemilih sudah menentukan pilihan jauh sebelumnya,”ujar Luhur.
Menurutnya, kalau di lihat pemetaannya, basis pemilih Amir Uskara umumnya memang beririsan dengan pendukung IYL. “Artinya tanpa berkampanye pun, loyalis Amir Uskara akan ke IYL, semenatara kehadiran Ketum Romi hanya menggerakkan struktur PPP, sebagai bentuk tanggung jawabnya mengusung AAN-TBL. Massa yang hadir kampanye pun biasanya bukanlah gambaran pemilih yang sesungguhnya,”ucapnya. (rif)



×


Gus Romy dan Amir Uskara Adu Pengaruh Saat Kampanye di Sulsel

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar