pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dua Bulan Nelayan Tupabiring Tidak Melaut

MAROS, BKM — Akibat cuaca buruk, puluhan nelayan di Desa Tupabiring, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, memilih tidak melaut sejak dua bulan terakhir. Tingginya ombak, membuat mereka kuatir dengan keselamatannya.
Selama tidak melaut, para nelayan memanfaatkan waktunya untuk memperbaiki kapal dan alat tangkapnya. Sesekali mereka mencari kepiting atau kerang di pinggir laut untuk dikonsumsi sendiri atau dijual.
”Sudah dua bulan lebih kita tidak berani melaut. Ombaknya naik ke kapal kalau kita paksakan pergi. Waktu senggang kita pakai untuk perbaiki kapal dan alat tangkap,” kata salah seorang nelayan bernama Rahman saat ditemui, Kamis (8/2).
Akibatnya, tidak hanya memengaruhi penurunan pendapatan bagi para nelayan, jumlah ikan laut di pasaran pun sedikit. Otomatis ini membuat harga ikan naik hingga dua kali lipat.
”Ikan laut susah didapatkan. Kalau pun ada, harganya dua kali lipat dari biasanya. Yang banyak saat ini itu ikan air tawar, kayak bandeng saja. Pendapatan kita jelas menurun selama cuaca buruk ini,” lanjut Rahman.
Sementara itu, Kepala BMKG wilayah Maros, Abdul Muthalib, mengatakan, curah hujan diperkirakan masih akan tetus tinggi hingga beberapa bulan ke depan. Puncaknya dibulan Februari 2018 ini.
”Curah hujan diperkirakan sudah akan mulai menurun jumlah dan intensitasnya dibulan April dan Mei 2018,” terangnya. (ari/mir/c)



×


Dua Bulan Nelayan Tupabiring Tidak Melaut

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar