MAKASSAR, BKM–Memasuki tahapan masa kampanye, calon Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid (NH)menurunkan alat peraga sosialisasi berupa baliho. Penurunan baliho dilakukan di persimpangan Jalan Boulevard-Jalan A. P. Pettarani Makassar Rabu (14/2) dini hari.
Penurunan alat peraga dilakukan langsung pasangan Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar ini bersama sejumlah tim pemenangan. Di antaranya, Jubir NH-Aziz, Risman Pasigai dan Muhammad Natsir, Sekretaris GNH17 Sulsel, Irwan Muin Nasruddin Upel, Wakil Ketua Koorbid Kepartaian Golkar Sulsel, Arfandy Idris serta Ketua Jaringan Koperasi, Rahman Halid dan Ketua Tim Keluarga, Waris Halid.
NH melepaskan ikatan baliho dengan bambu penopang. Setelah ikatan terlepas, ia bersama tim pemenangan melipat kemudian mengamankan baliho tersebut.
Ketua Koorbid Pratama DPP Partai Golkar ini menegaskan kembali keikutsertaannya dalam Pilgub Sulsel, bukan hanya untuk menang. Namun, ia mengharapkan terjadinya pelaksanaan yang sesuai asas Pemilu sehingga tercipta pencerahan dalam kehidupan berdemokrasi. “Ini menjadi komitmen untuk membuktikan bahwa kita taat asas atas segala aturan KPU dalam pelaksanaan pilkada yang demokratis,” ujar NH usai menurunkan alat peraga sosialisasi.
Sesuai peraturan KPU, tidak boleh lagi ada atribut cagub-cawagub yang terpasang memasuki masa kampanye pilkada serentak pada Kamis (15/2) mendatang. Selanjutnya, alat peraga kampanye secara teknis akan difasilitasi oleh KPU dengan alokasi anggaran Rp18,8 M untuk empat paslon di Pilgub Sulsel 2018.
Hal sama juga dilakukan Tim Pasangan nomor urut 4, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka).
Tim dan Relawan IYL-Cakka melepas atribut peraga atau branding di kendaraan masing-masing, sesuai arahan KPU sebagai penyelenggara. Di posko pemenangan IYL-Cakka “Rumah Kita” di Jalan Hertasning, misalnya, beberapa kendaraan tim yang masih menggunakan branding Punggawa Macakka, dilepas oleh relawan sejak pagi hingga siang ini.
“Pasca ditetapkan kami langsung melaksanakan imbauan itu. Tanpa menunggu lama-lama,” terang Ketua Tim Pemenangan IYL-Cakka, Bahar Ngitung, Rabu (14/2).
Berdasarkan pantauan, beberapa kendaraan tim dan relawan yang dibranding IYL-Cakka langsung dipreteli. Seperti beberapa kendaraan yang terparkir di Rumah Kita, Jalan Hertasning, Makassar.
Mereka kompak melakukan memperlihatkan kebersamaan yang erat. “Juga bando, baliho, spanduk, maupun banner-banner sebagian sudah ada yang menurunkan,” lanjut Obama, sapaan akrab Bahar Ngitung.
Anggota DPD RI ini mengemukakan bila penertiban alat peraga, juga diingatkan untuk menghindari kampanye hitam atau saling menjelek-jelekkan kandidat. “Pak Ichsan maupun Pak Cakka sudah berpesan. Pilgub ini harus kita jadikan momentum untuk adu ide dan gagasan. Bukan saling menjelekkan. Karena sekali lagi, semua pasangan adalah putra putra terbaik Sulsel,” tambahnya. (rif)
NH Turunkan Baliho, IYL Lepas Branding
×

