pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

4 Cagub Serukan Pilgub Damai

MAKASSAR, BKM–Empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel masing-masing Nurdin Halid-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-ASS), Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL), Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) serta Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) menyerukan agar Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel berlangsung aman dan damai.
Tak hanya menyerukan Pilgub dan Pilwali damai, namun para kandidat juga menyerukan kampanye pilkada tanpa hoax, SARA, dan politik uang, semua sesuai dengan simbol adat budaya Sulsel.
Seruan tersebut dilakukan para kandidat dihadapan ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman yang membuka Deklarasi Pilkada Damai 2018 secara nasional di Pantai Losari Makassar Minggu (18/2).
Sebelum dilakukan deklarasi, para peserta terlihat mengikuti jalan sehat terlebih dahulu.
Jalan sehat ini juga dihadiri Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL), Kapolda Sulsel Irjan Pol Umar Septono, Ketua Bawaslu RI Abhan, serta Ketua KPU Sulsel Iqbal Arief dan anggota DKPP Prof Muhammad.
Jalan sehat dimulai dari jalan Jenderal Ahmad Yani atau di Lapangan Karebosi menuju Pantai Losari, jalan Penghibur Makassar. Dalam jalan sehat itu, KPU terus menyerukan Anti Hoax, Anti Politisasi SARA, dan Anti Politik Uang. KPU turut serta mengajak masyarakat untuk menyukseskan pilkada serentak 2018.
Arief Budiman mengajak para kandidat, serta penyelenggara untuk menciptakan Pilkada 2018 secara damai dan bermartabat. Ada beberapa alasan mengapa Makassar dipilih menjadi pusat deklarasi pada tahun ini. Pemilihan Makassar sebagai pusat deklarasi kampanye damai nasional dikarenakan daerah ini punya kreasi dan inovasi yang dapat menular ke daerah lain. Selain itu, Makassar juga diharapkan bisa menginspirasi 171 daerah lainnya yang juga melaksakan Pilkada yang damai. Dirinya membeberkan, sejatinya Sulsel dipilih sebagai pusat pelaksanaan deklarasi pilkada damai agar dijadikan kiblat pemilihan kepada daerah kedepannya. “Kami melihat Makassar sebagai tempat yang strategis untuk bisa menjadi salah satu corong menyebarkan pilkada yang damai,” kata Arief.
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyambut baik deklarasi pilkada damai yang dipusatkan di Makassar ini. Menurutnya, dalam setiap proses demokrasi yang dilewati selama pilkada, Sulsel memang selalu menjadi daerah yang masuk zona merah, akan tetapi mampu menjalani pilkada dengan damai. “Saya yakin, kali inipun akan berjalan damai, tentram, lancar dan teratur,” kata SYL.
Ia menyampaikan, kampanye pilkada tanpa hoax, SARA, dan politik uang, semua sesuai dengan simbol adat budaya Sulsel. “Masyarakat Sulsel bisa dinamis, bisa berkompetisi secara tajam, tetapi norma-norma sipakatau, sipakalebbi, pacce dan siri, terjaga dengan baik,” serunya.
Sehari sebelumnya, KPU Tana Toraja menggelar sosialisasi raker Coklit data Pilgub, dengan kegiatan jalan santai disekitaran kolam Makale.
Usai jalan santai dilanjutkan Raker Konsolidasi rekapitulasi Coklit Data Pilgub di aula gedung BPS, dihadiri bupati Nicodemus Biringkanae yang diikuti seribu peserta dari PPK, PPS, PPDP dan masyarakat. (nug-gus/rif/d)



×


4 Cagub Serukan Pilgub Damai

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar