pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pejabat Dikbud Bujuk Anak tak Lapor

BANTAENG, BKM — Kasus dugaan pencabulan Jh (35), oknum guru SD Inpres Palanjong, Desa Tombolo, Kecamatan Gantarangkeke, terhadap 9 muridnya, menimbulkan tanda tanya dari pemerhati anak.
Pasalnya, selain adanya upaya dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk “mematikan” kasus ini, juga muncul informasi yang simpangsiur tentang penahanan oknum guru terduga pelaku.
Ketua Komite SD Inpres Palanjong, Muh Saleh yang ditemui, Selasa (6/3) mengatakan, ada pejabat dari Dinas Dikbud mendatangi sekolah. Kata dia, mereka berupaya mencegah anak-anak agar tidak ke Polres Bantaeng.
Akhirnya, lanjut Saleh, anak-anak yang sedianya berangkat pukul 08.30 tertunda hingga pukul 09.30 baru menuju Polres untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi korban.
Sementara Bripka Sandri, Paur Humas Polres Bantaeng, kepada wartawan, membenarkan adanya pengaduan 9 anak yang diduga korban pencabulan oleh oknum gurunya. Sandri juga mengatakan, kalau terduga pelaku sudah diamankan.
Rusdawati, Pendamping P2TPDA (Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak) yang tengah mendampingi 9 anak tersebut, mengatakan, terduga belum ditahan.
Sementara itu, Kepala Bidang Ketenagaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bantaeng, Misbahuddin, enggan merespon ketika ditanya soal adanya pejabat Dikbud yang coba membujuk anak supaya tidak melapor. (wam/c)



×


Pejabat Dikbud Bujuk Anak tak Lapor

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar