pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

NH: Butuh Pemimpin Tegas untuk Membangun Kampung di Sulsel

MAKASSAR, BKM — Calon Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid tak menyia-nyiakan kesempatannya bertemu masyarakat di tengah safari politiknya di Kabupaten Wajo.

Ia menghadiri silaturahmi dan temu tokoh di Kedai Kopi Rumah Tua, Jalan A. P. Pettarani No. 17, Sengkang, Kelurahan Maddukelleng, Kecamatan Tempe, Kamis pagi (8/3/2018).

Dalam silaturahmi tersebut, pasangan Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar ini menegaskan komitmennya bersama-sama “turun gunung” dari kekuasaan di level nasional demi membangun kampung di Sulsel.

Pasangan yang dikenal tegas, merakyat, dan religius ini menyatakan kesiapannya untuk mengatarkan Sulsel menjadi lebih berkembang dengan gagasan membangun di kampung sekaligus menata kota.

Ketua Koorbid Pratama DPP Partai Golkar ini menyebutkan, dirinya kerap menerima keluhan dari masyarakat terkait buruknya infrastruktur di kampung pelosok Sulsel.

Untuk membenahi permasalahan tersebut, kata NH, komitmen membangun kampung di Sulsel butuh pemimpin yang tegas.

“Meski ada keberanian dan kemampuan mendorong peningkatan APBD, tetap mesti ada kemampuan melobi dari pemerintah pusat untuk membantu pembangunan di kampung. Ini soal yang sulit kalau tidak tegas dan tidak punya jaringan serta sahabat,” ujar NH.

Lebih lanjut, Ketua Dewan Koperasi Indonesia ini teringat oleh Arung Matoa Wajo, La Tadampare Puang Ri Maggalatung (1491-1521) terkait keberkahan sumber daya alam di daerah ini.

Cendekiawan Wajo ini pernah menyatakan potensi Wajo ibarat mangkalungu ri bulu’E, massulappe ripottanangngeE ma matodang ritasi’E, ri tapparengngE.

Artinya, Wajo berbantalkan gunung, memeluk lembah, dan kakinya menyentuh danau atau air laut.

“600 tahun lampau, pesan ini sudah ada. Tapi  lambat berkembang, karena daerah pemerintah tidak bisa menyelesaikan semua persoalan. Tidak mungkin semua jalan di Wajo bisa mulus kalau hanya mengandalkan APBD. Itulah pentingnya punya gubernur yang punya jaringan nasional,” tutur NH.

Potensi sumber daya alam yang dimiliki Wajo, imbuh NH, perlu dikelola dengan baik untuk menghidupi dan menyejahterakan masyarakat.

Dengan mengandalkan potensi tersebut, maka NH mampu mencarikan jalan keluar demi pembangunan di kampung.

“Salah satu caranya, Sulsel ini adalah lumbung beras, penyalur ke beberapa daerah. Jika daerah lain butuh, kita sampaikan kepada presiden, kita siap mengirim beras ke daerah lain, tapi tolong diperbaiki jalan-jalan di kampung, irigasi, dan bendungan,” tandasnya. (*)



×


NH: Butuh Pemimpin Tegas untuk Membangun Kampung di Sulsel

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar