MAKASSAR, BKM — Nahas dialami Yunas (31). Anggota kepolisian dari Satuan Brimob Polda Maluku ini menjadi sasaran pengeroyokan oleh dua orang di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya depan markas AURI Daya, Kecamatan Biringkanaya.
Korban menderita dua tikaman di tubuhnya. Masing-masing pada bagian perut serta pipi sebelah kiri. Sesaat setelah kejadian ia pun dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Daya, untuk selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Ihwal peristiwa berdarah ini dijelaskan Kepala Unit Reskrim (Kanit Reskrim) Polsek Biringkanaya Iptu Syahruddin, Selasa (27/3). Menurutnya, kejadian berlangsung Senin (26/3) sekitar pukul 13.00 Wita.
Saat itu korban yang merupakan warga Aspol Tantui, Ambon sementara berkendara dibonceng tukang ojek daring dengan tujuan bandara Sultan Hasanuddin. Di depan markas AURI Daya, tiba-tiba saja dua orang yang berboncengan motor memepet kendaraan yang digunakan Yunas. Pelaku menyuruh korban untuk berhenti.
Mendapat perlakuan seperti itu, Yunas langsung bereaksi. Ia terlibat adu mulut dengan pelaku.
”Ketika korban dicegat, dia langsung terlibat adu mulut dengan pelaku. Juga memukul pelaku hingga terjatuh dari motornya. Saat itu pelaku langsung mencabut senjata tajam yang dibawanya,” terang Iptu Syahruddin.
Melihat pelaku mengeluarkan sajam, korban berusaha menyelamatkan diri dan meminta pertolongan. Namun pelaku sudah gelar mata. Ia mengejar Yunas, hingga akhirnya menikamnya dua kali, masing-masing di perut dan pipi sebelah kiri.
Usai melukai korbannya, pelaku kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor. Polisi masih menyelidiki kasus ini dan mengejar pelaku. (ish/rus)
Naik Ojek ke Bandara, Anggota Brimob Ditikam
×

