pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Lagi, Delapan Dusun di Gowa Jadi Kampung KB 

GOWA, BKM — Tahun 2018 ini, tepatnya Juli mendatang, Kementerian Desa (Kemendes) kembali menambahkan kampung KB untuk Kabupaten Gowa sebanyak delapan Kampung KB.

Kampung KB tambahan tersebut yakni Desa Manjapai (Kecamatan Bontonompo), Desa Tindang (Kecamatan Bontonompo Selatan), Desa Kalemandalle (Kecamatan Bajeng Barat), Desa Sunggumanai (Kecamatan Pattallassang), Desa Tamalatea (Kecamatan Manuju), Desa Bolaromang  (Kecamatan Tombolopao), Desa Bilanrengi (Kecamatan Parigi dan Desa Lassa-lassa (Kecamatan Bontolempangang).

Sebelumnya sejak 2017 sudah ada 19 desa di 18 kecamatan di Gowa yang menjadi kampung KB dan kegiatannya sudah berjalan hingga kini.

Terkait rencana penambahan itu, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB) Gowa, Sofyan Daud pun menyampaikan laporannya pada pertemuan lintas sektoral Distric Working Group (DWG) yang dilakukan per triwulan, di Planet Bechkam Pallangga,  Kamis (29/3/2018) siang.

Dalam pertemuan yang dihadiri Sekkab Gowa, Muchlis tersebut, Sofyan menjelaskan bahwa penambahan kampung KB baru itu dipilih langsung oleh Kementerian Desa yang menurutnya masuk dalam indikator pembangunan Kampung KB.

“Jadi penambahan itu dari Kemendes yang langsung memilih desa-desa tersebut dan insha Allah akan dicanangkan sebelum Juli nanti. Jika tambahan itu sudah resmi maka Gowa memiliki 27 Kampung KB, ” kata kadis.

Berita Terkait:

Dalam pertemuan itu, para lintas sektoral yang hadir duduk bersama membahas beberapa masalah terkait pencanangan kampung KB dan mencari solusi terbaik sehingga bisa segera diselesaikan. Selain itu persiapan pencanangan juga turut dilakukan.

“Ketika daerah lain baru merencanakan Kampung KB kita sudah jalan beberapa tahun,  jadi ini dilakukan agar bagaimana Kampung KB kita bisa menjadi contoh daerah lain, dengan melakukan pertemuan seperti ini termasuk dihadiri para kepala desa pengelola kampung KB tentunya akan menjadi agenda rutin PPKB per triwulan,” jelas Sofyan.

Sementara itu, Sekkab Gowa, Muchlid mengatakan Kampung KB merupakan program besar yang diakui oleh Nasional sehingga perlu ditindaklanjuti di setiap Kabupaten.

“Kedepannya mohon dicermati apa yang menjadi problem, yang terpenting adalah bagaimana semangat partisipasi dari warga yang diharapkan, dan melakukan ekonomi kreatif karena itu adalah bisnis yang paling bermartabat dan mulia, memelihara alam menjadi baik serta dari yang tidak terpakai bisa menjadi olahan yang berguna sehingga mendatangkan penghasilan bagi masyarakat itu sendiri,” kata Muchlis.

Kampung KB ini, tambah sekkab, bukan hanya sekadar menjadi simbol pembinaan keluarga berencana namun bisa memunculkan inovasi-inovasi masyarakat yang dapat mengarahkan pada peningkatan kesejahteraan serta perubahan mindset masyarakat yang dulu berkehidupan kumuh dan sekarang bersih tertata indah.

“Masyarakat harus dilatih berpikir ke depan dengan membuat sesuatu yang alami. Tonjolkan apa yang menjadi daya tarik dari kampung itu, mari kita bekerja bersama-sama karena BKKBN adalah program unggulan nasional apalagi kabupaten,serta mampunya terpenuhi hak dasar dalam meningkatkan kualitas hidup. Saya juga berharap tidak cukup jika kita berbangga terhadap apa yang telah kita hasilkan kemarin,” tegas Muchlis dihadapan peserta pertemuan masing-masing Kadis Sosial Gowa, Syamsuddin Bidol, Kadis Ketahanan Pangan Gowa, Nurlela dan para kepala desa pengelola Kampung KB. (saribulan)



×


Lagi, Delapan Dusun di Gowa Jadi Kampung KB 

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar