GOWA, BKM– Para petani ikan di wilayah Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga patut berbangga. Pasalnya, upaya keramba yang saat ini dikembangkan berangsur maju dan semakin berkembang.
Berkembangnya sistem ini ternyata mendapat perhatian pihak perbankan. Terbukti, Rabu (11/4/2018) siang, pihak perbankan BRI langsung mendatangi warga petani ikan dan memantau langsung budidaya ikan nila dengan sistem keramba.
Pada kesempatan melihat langsung aktivitas budidaya ikan air tawar itu, pihak Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM BRI) langsung pula menyerahkan modal usaha kepada kepada kelompok petani ikan Jeneberang sebesar Rp 101.800.000.
Bantuan itu diserahkan perwakilan YBM BRI kepada Ketua Kelompok Petani Ikan Jeneberang, Abd Kadir Dg Gassing didampingi mentor budidaya keramba, Rahmat Dg Talli yang beranggotakan 17 orang petani ikan dan saat ini mengelola 12 keramba di atas sungai Jeneberang.
Lurah Pangkabinanga, Syahrir Sanusi disela sambutannya dalam launching program budidaya ikan nila itu mengatakan, usaha keramba ikan nila ini merupakan usaha yang cukup bagus apalagi potensi sungai Jeneberang sangat mendukung.
Dengan adanya bantuan modal usaha dari bank ini, kata lurah, usaha keramba ikan milik kelompok usaha ikan di wilayahnya dapat berkembang dengan baik.
Usai penyerahan modal usaha, perwakilan YBM BRI langsung meninjau sistem keramba yang dikembangkan warga petani ikan di sungai.
Sementara itu, Camat Pallangga, Indra Wahyudi Yusuf berharap bantuan modal usaha perbankan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha keramba tersebut. (saribulan)

