GOWA, BKM — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan meresmikan UGD Puskesmas II Bontonompo yang telah menjadi puskesmas rawat inap. Peresmiannya ditandai penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita di pintu masuk UGD, Rabu malam (18/4).
Peresmian itu turut dihadiri Wabup Gowa, Abd Rauf Malaganni, Dandim 1409 Gowa, Letkol Arh Nur Subekhi, dan Kajari Gowa, Susanto didampingi Kadis Kesehatan Gowa, dr Hasanuddin.
Usai menggunting pita, Adnan lalu meninjau kondisi fisik ruangan UGD termasuk ruang perawatan yang dihuni enam orang pasien. Sambil menyapa pasien, Bupati Gowa ini memotivasi pasien dan keluarganya untuk menjaga kesehatan dan memanfaatkan kartu KIS yang dimiliki.
”Sepanjang kita menjadi peserta BPJS KIS maka ibu-ibu dan bapak-bapak pembiayaannya menjadi tanggungan Pemkab Gowa,” kata Adnan sambil menanyai kondisi pasien yang ada.
Kepada wartawan, Bupati Adnan mengatakan, Puskesmas Bontonompo II ini dibangun dua lantai dan berfungsi rawat inap. Untuk tahun ini, Pemkab mengalokasikan Rp6 miliar untuk pembangunan empat Puskesmas rawat inap. Termasuk di antaranya Puskesmas II Bontonompo.
Keempat Puskesmas yang dibangun 2018 ini melengkapi status 26 Puskesmas di Gowa menjadi Puskesmas rawat inap yang fungsinya menjadi pengurai pelayanan pasien yang bertumpuk di RSU Syekh Yusuf Gowa.
Dikatakan, selain mengalokasikan Rp6 miliar untuk empat Puskesmas, Pemkab Gowa juga mengalokasi Rp40 miliar untuk pembangunan RSU Syekh Yusuf hingga lantai lima dari tujuh lantai perencanaan. Sekarang, fisik pembangunan rumah sakit yang dulu bernama RSU Kallongtala ini baru dua lantai untuk tahap pertama.
Kadis Kesehatan Gowa, dr Hasanuddin, kepada wartawan mengatakan, dengan selesainya pembangunan gedung rawat inap 26 Puskesmas yang tersebar pada 18 kecamatan di Gowa ini dan sudah mulai difungsikan para pasien, maka dipastikan masyarakat yang tinggal di pelosok akan terlayani rawat inap dan tidak mesti ke RSU Syekh Yusuf bila tak harus dirujuk.
”Kami berterimakasih kepada bapak bupati Gowa atas perhatian beliau dalam peningkatan layanan kesehatan. Sehingga masyarakat yang jauh tinggal di pelosok tidak mesti lagi ke rumah sakit. Karena pelayanan rawat inap di puskesmas juga sudah ada. Kecuali kalau rujukan,” jelas dr Hasanuddin yang juga mantan Kepala Puskesmas Bontonompo II. (sar/mir)
Adnan Resmikan UGD Puskesmas II Bontonompo
×

