MAKASSAR, BKM — Berjualan lewat online di media sosial (Medsos) bisa dilakukan siapa saja. Bahkan, tanpa modal pun bisa. Cukup bermodalkan smartphone yang bisa digunakan menguload gambar jualan maupun penjelasannya ke Medsos.
Tapi bisnis akan lebih cepat berkembangkan jika punya modal membeli barang meski nilai modalnya sedikit. Modal itu bisa digunakan untuk memberikan barang dagangan yang dijual melalui Medsos. Sehingga para customer maupun warganet bisa semakin percaya.
Setidaknya itulah yang dilakukan seorang pria bernama Wahyu yang merupakan pegawai honor di kantor Pemkot Makassar. Ia tak ingin menyia-nyiakan waktunya mencari uang untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya.
Ia berniat berjualan, selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, juga hasil dari keuntungan barang yang dijualnya akan disumbangkan ke sebuah masjid yang tak jauh dari tempat tinggalnya.
Warga Jalan Maccini Raya Lorong Merdeka 1 ini, kepada Berita Kota Makassar mengaku, dirinya terinspirasi berjualan pakaian berupa celena jeans dengan motif cukup keren buat kalangan remaja dan dewasa baik pria maupun wanita.
Celana itu dipasarkan Wahyu di sebuah group media sosial (medsos), serta melayani penjualan di rumahnya. Dari penjualan itu, Wahyu memeroleh keuntungan setiap lembar pakaian antara Rp20.000 hingga Rp30.000. Hasil pejualannya itu, selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, juga ada yang disisihkan untuk disumbangkan ke sebuah masjid.
”Niat awal saya menggeluti usaha jual celana jeans secara online untuk menambah penghasilan dalam memenuhi kebutuhan keluarga saya. Saya juga menyisihkan sebagian dari keuntungan saya untuk disumbangkan ke masjid yang sementara dibangun di dekat rumahnya,” katanya.
Saat memulai bisnis ini, Wahyu hanya bermodalkan Rp1 juta. Uang itu pun digunakan membeli celana yang bermotif keren yang banyak disukai kalangan remaja baik putra maupun putri.
”Celana yang sudah saya beli itu lalu saya upload gambarnya ke media sosial. Alhamdulillah, warganet banyak yang tertarik dan memesan. Pasalnya, selain motif jeansnya keren, juga harganya cukup terjangkau,” beber Wahyu, ketika ditemui Berita Kota Makassar di rumahnya, Senin kemarin.
Menurut Wahyu, dalam menjual celana itu dirinya tidak mengambil untung banyak. Baginya, barang dagangannya cepat laku. ”Buat apa dijual mahal kalau malah tidak laku-laku. Tidak baik juga barang dagangan tertinggal lama. Celana yang saya jual baik secara online maupun penjualan langsung di rumah, dalam sehari bisa terjual antara 8 lembar hingga 13 lembar. Keuntungannya pun terbilang sedikit, yakni berkisar Rp20 ribu sampai Rp30 ribu. Itu di luar ongkos kirim,” tuturnya.
Menurut Wahyu, bisnis yang digelutinya cukup santai dan tidak mengganggu aktivitasnya bekerja di Pemkot Makassar. Sebab jualan lewat online tergantung dari komitmennya terhadap costumer di warganet.
”Jualan celana lewat online cukup santai. Mengenai pengantaran sesuai komitmen saja. Tapi saya arahkan costumer di warganet untuk bisa ke rumah. Kalau pun hendak diantarkan, isteri saya di rumah yang melayaninya,” pungkas Wahyu. (ish/mir/b)
Modal Rp1 Juta, Jualan Celana Secara Online
×

