PAREPARE, BKM — Ketua Tim Pemenangan Taufan Pawe-Pangerang Rahim (TP), Kaharuddin Kadir angkat bicara terkait tuduhan dari Tim FAS yang menuding ada tindakan pelecehan saat konvoi Tim TP, Jumat (25/5) lalu.
Kaharuddin menegaskan, tidak ada pelecehan seperti simpatisan Tim TP memperlihatkan bagian tubuh vital atau ejekan dari paslon TP maupun timnya.
“Astagfirullah, itu benar-benar fitnah. Kami sudah telusuri, tidak ada aksi seperti itu. Justru tim kami saat konvoi sangat santun, beretika dan mengedepankan pesan damai. Apalagi ini bulan Ramadan, jangan dirusak dengan aksi-aksi yang bisa menodai bulan suci ini,” imbuh Kaharuddin, Sabtu (26/5).
Kaharuddin mengaku, dari hasil penelusurannya, tidak ada Tim TP yang melakukan aksi nekat seperti itu. Diakuinya, memang iring-iringan konvoi Tim TP sempat berpapasan dengan kendaraan branding FAS.
“Namun tidak ada saling ejek atau pelecehan. Ibu-ibu dari mobil branding FAS itu mengacungkan jari simbol menembak ala salam FAS, dan dibalas oleh Tim TP dengan simbol satu jari. Itu saja, tapi kok malah difitnah macam-macam dan berlebihan,” beber Kaharuddin.
Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan FAS, Yasser Latief mengatakan kejadian itu adalah sponitas akibat euforia yang berlebihan. “Celakanya dipimpin oleh Paslonnya sendiri. Mereka pawai keliling kota termasuk lewat di depan Posko FAS sambil menantang.
Di beberapa tempat yang sering menjadi tempat kumpul pendukung FAS, mereka berhenti kemudian teriak-teriak sambil melakukan gaya yang melecehkan,” tandas FAS. (smr/D)
Dua Tim Paslon Saling Bantah
×

