-Resmikan PLTB Sidrap dan Bendungan Paselloreng di Wajo
REPORTER: RAHMAWATI AMRI-PURMADI
EDITOR: ANDI RUSTAN
MAKASSAR, BKM — Presiden Joko Widodo kembali dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan. Orang nomor satu Indonesia itu berada di Sulsel selama dua hari, yakni Senin-Selasa (2-3/6). Ada tiga daerah yang didatanginya.
Kunjungan kali ini untuk meresmikan beberapa proyek strategis nasional (PSN) yang ada di daerah ini. Di hari pertama, Senin (2/7), Jokowi akan meresmikan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap.
Sebelum meresmikan proyek tersebut, Jokowi yang menggunakan helikopter dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin terlebih dahulu akan singgah di Kota Parepare untuk membagikan sertifikat tanah.
Yermia Riezky selaku Press Officer PT UPC Sidrap Bayu Energy, kemarin membenarkan rencana kunjungan Jokowi ke PLTB Sidrap yang terletak di perbukitan Pabbaresseng, Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap.
“Rencananya hari Senin akan hadir di Parepare, Sidrap dan Wajo. Salah satu acara di Sidrap adalah peresmian PLTB Sidrap dan beberapa proyek pembangkit lain,” katanya, Jumat (29/6).
Saat ini pihaknya tengah melakukan persiapan bersama PLN, Kementerian ESDM, Pemprov Sulsel, Pemkab Sidrap, TNI dan Polri. Rencananya, peresmian akan dilakukan sekitar pukul 14.00 Wita.
PLTB Sidrap merupakan pembangkit listrik tenaga bayu pertama dan terbesar di Indonesia, yang menghasilkan listrik 75 megawatt. Sejak tahun 2015, pembangunan 30 Wind Turbin Generator (WTG) atau kincir angin dilakukan dan rampung Februari 2018. Saat ini sudah terkoneksi ke jaringan PLN Sulselbatara.
Yermia menjelaskan, bahwa semua pengerjaan PLTB Sidrap sudah dan tersalurkan ke PLN sudah rampung 100 persen. Pekerjaan yang kini berlangsung hanyalah rutinitas harian.
“Dari hari ke hari tim di sini semakin terbiasa dan menguasai sistem PLTB,” kata Yermia.
Pihaknya juga sudah memberikan pelatihan tehnis karyawan PLN yang ditugaskan khusus menjadi operator PLTB ini. Karenanya, serah terima pengoperasiannya sisa menunggu jadwal peresmian presiden.
“Kalau sudah diresmikan, langsung kita serahterimahkan ke pihak PLN untuk pengelolaan selanjutnya,” ucapnya.
Dari pantauan BKM, sebanyak 30 kincir angin yang memproduksi listrik 75 MW sudah berputar dan beroperasi. Daya yang dihasilkannya sudah normal dan tidak ada lagi masalah. Semuanya sesuai harapan, yakni menghasilkan energi listrik terbaharukan pertama dan terbesar di Indonesia.
Proyek PLTB terbesar di Indonesia ini menelan investasi sebesar Rp1,5 triliun. Pembangkit ini mampu mengalirkan listrik untuk 70 ribu pelanggan di Sulawesi Selatan dengan daya listrik rata-rata 900 VA.
30 unit turbin angin telah terpasang itu memiliki name plated rated capacity sebesar 2.5 MW. Turbin angin ini dipasang pada menara baja setinggi 80 meter dengan panjang baling-baling turbin 57 meter.
PLTB Sidrap ini menjadikan Indonesia sebagai satu dari sedikit negara di Asia yang mempunyai pembangkit bertenaga angin, seperti Jepang, China, dan Korea.
Menginap di Wajo
Usai dari Sidrap, Jokowi akan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Wajo. Bersama rombongan, presiden akan menginap di kota sutera ini, sebelum melanjutkan agendanya di hari Selasa (3/6).
Agenda di hari kedua dimulai dengan mengunjungi lokasi padat karya di Kabupaten Wajo. Setelah itu, meresmikan bendungan Paselloreng yang terletak di Desa Arajang, Kecamatan Gilireng. Jaraknya kurang lebih 45 km dari Kota Sengkang.
Kepala Satuan Kerja Pembangunan Bendungan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan dan Jeneberang (BBWSPJ) Tampang, menyebutkan Bendungan Passeloreng masuk PSN yang ditargetkan selesai pada akhir 2018.
Bendungan Paselloreng, kata Tampang, telah mulai dibangun sejak pertengahan 2015 dengan nilai kontrak Rp736 miliar. ”Bendungan ini akan mengairi lahan irigasi seluas 7.000 hektare. Kapasitas tampung maksimal bendungan, yakni 138 juta meter kubik,” ujarnya. (rhm-ady/rus)

