MAKASSAR, BKM — Jarum jam menunjuk pukul 21.05 Wita, Sabtu malam (21/7). Warga Jalan Sultan Abdullah, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo umumnya tengah beristirahat.
Tiba-tiba saja terdengar suara riuh dari luar. Ada yang berteriak histeris. Warga pun beramai-ramai mencari suara itu.
Setiba di lokasi, tampaklah sesosok pria dipenuhi tato di sekujur tubuhnya tengah terkapar bersimbah darah. Lelaki itu bernama Abdul Saman. Berusia 22 tahun.
Tidak lama kemudian datanglah personel Polsek Tallo di lokasi kejadian. Korban lalu dievakuasi. Ada pula petugas kepolisian yang mengumpulkan keterangan saksi-saksi.
Dari informasi tersebut, diperoleh identitas pelaku. Mereka adalah kakak beradik Iksan dan Jiwalndra.
Kanit Rekrim Polsek Tallo Iptu H Ramli JR selanjutnya memerintahkan personelnya untuk mengejar keduanya. Panit 2 Reskrim Ipda Muhiddin memimpin langsung proses pengejaran terhadap kakak beradik tersebut.
Perburuan akhirnya berbuah hasil. Keduanya diketahui tengah bersembunyi di rumah ayah kandungnya di Kecamatan Tamalarea.
Minggu dini hari (22/7) pukul 03.25 Wita, polisi bergerak untuk melakukan penangkapan. Sebuah rumah kos-kosan yang ditempati orang tua pelaku langsung dikepung. Keduanya pun diamankan tanpa perlawanan.
Dari tangan kakak beradik itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti sebilah pisau yang disembunyikan di dalam lemari. Senjata tajam tersebut digunakan pelaku menikam korban.
Polisi lalu menggelandang keduanya ke Mapolsek Tallo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Di depan petugas, mereka mengakui menikam korban.
”Iksan yang memukul hingga mengenai bibir atas dan bawah korban hingga bengkak. Setelah itu menikamnya pada bagian perut. Ada pula satu tikaman pada lenganan kanan, yang mengakibatkan tangan korban patah,” jelas Iptu H Ramli, kemarin. (ish/rus)
Kakak Beradik Diringkus Usai Tikam Pria Bertato
×

