GOWA, BKM — Dari sembilan anggota Partai Golkar yang terpilih menjadi wakil rakyat dan duduk di parlemen Gowa hasil Pemilu 2014 lalu, sebanyak tujuh orang diantaranya akan segera berganti wajah baru.
Penggantian itu akan dilakukan DPD II Partai Golkar Gowa setelah DPD I telah mengeluarkan rekomendasi PAW tersebut. Dari sembilan legislator Golkar saat, dipastikan hanya dua orang yang akan tetap menjadi anggota DPRD Gowa hingga masa periode keterpilihan mereka di parlemen berakhir nanti.
Kedua kader bertahan itu yakni Hj Niswa Dg Nginga (Ketua Fraksi Golkar Gowa) dan Andi Muh Ishak.
Ketua DPD II Partai Golkar Gowa, Hoist Bachtiar yang dikonfirmasi BKM, Rabu (1/8/2018) sore mengatakan, kedua kader ini tetap dipertahankan duduk hingga habis masa periodenya sebab Niswa Dg Nginga tidak ikut lagi menjadi caleg dan Andi Ishak sampai saat ini belum terdeteksi akan pindah ke partai lain.
“Jadi keduanya masih kita tetapkan duduk sebagai legislator. Sementara tujuh orang lainnya kita tengah godok untuk persiapan penggantian antar waktu,” jelas Hoist via ponselnya.
Dikataka Hoist, mekanisme pengajuan calon PAW dilakukan Golkar sesuai koridor yang ada. “Jika rekomendasi dari DPD I sudah keluar maka menjadi dasar kami menyurat ke DPRD Gowa untuk diproses. Dari dasar surat kami (Golkar) itu yang akan dijadikan dasar oleh DPRD untuk mengusulkan ke KPU. Dan setelah itu KPU akan menyorong kembali ke DPRD kemudian DPRD Gowa menyurat ke gubernur untuk persetujuan. Setelah itu barulah kami mempersiapkan PAW tersebut,” jelas Hoist lagi.
Menurut Hoist, adanya pengusulan PAW bagi tujuh kadernya di DPRD Gowa berdasarkan sudah adanya komitmen dari para legislator itu sendiri yakni pindah ke partai lain.
“Iya kita usulkan PAW untuk tujuh kader. Lima kader diantaranya sudah punya komitmen dalam bentuk pengunduran diri. Seperti Ansar Zaenal Bate sudah punya KTA partai lain dan Danu juga sudah pindah ke Partai Nasdem,” jelas Hoist.
Hoist pun menyebutkan daftar nama-nama calon PAW Golkar Gowa yakni H Ansar Zaenal Bate (Ketua DPRD Gowa) akan digantikan oleh Syarifuddin Tata, Hj Irmawati Haeruddin digantikan oleh Muh Nur Ilahi, Hj Mussadiyah Rauf akan digantikan oleh Ismail M Zaid. Kasim Sila akan digantikan oleh H Baharuddin Emba, Hj Niswah Dg Nginga (tetap Ketua Fraksi Golkar Gowa), Andi Muh Ishak (tetap), Akbar Danu Indarta Marwan digantikan oleh Ridwan Gading, Hj Syamsuarni Taco diganti Bustamin Rewa dan Hj Hasmawati Lino diganti oleh Baharuddin Gessa.
Meski dipastikannya daftar PAW segera diusul, namun Hoist mengaku tetap ada kekuatiran proses pengusulan ini akan terhambat di dewan.
Hal itu diakuinya. “Memang ada sedikit keraguan saya bahwa akan ada yang berupaya menghambat proses ini ketika sudah kami sorong nanti ke DPRD Gowa. Yang jelas kami harapkan Sekwan agar tetap bekerja profesional demikian juga pemerintah kabupaten karena ini bukan lagi hak mereka. Ini hak kami orang partai yang akan mengganti orang kami yang sudah mundur. Makanya kami berharap semoga tidak ada pihak-pihak yang sengaja menghambat PAW ini,” tandas Hoist.
Harapan Hoist meski hampir semua kadernya di dewan diganti, namun dia tetap optimis Golkar akan mampu meraih suara besar di Gowa. (saribulan)

