MAKASSAR, BKM — Hari baru saja berganti, dari Minggu (26/8) ke Senin (27/8). Kira-kira pukul 00.30 Wita.
Sejumlah pria bersenjata membagi diri ketika tengah berada di Jalan Metro Tanjung Bunga. Sebagian lainnya mengepung sebuah rumah.
Tak lama kemudian terdengar suara letusan tembakan. Jumlahnya tiga kali.
Satu bunyi letusan kembali menyusul. Terdengar teriakan seorang lelaki meminta ampun.
Pria tersebut adalah Amir alias Amir Kelana (54). Ia rubuh diterjang timah panas Tim Khusus Polda Sulsel yang dipimpin Aiptu Jusman Syawal. Selanjutnya dinaikkan ke atas sebuah mobil. Lalu meluncur ke Jalan Manunggal, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalete.
Kendaraan itu berhenti di Rumah Sakit Bhayangkara. Dengan tertatih dan meringis kesakitan, Amir turun dari atas mobil.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan Amir Kelana merupakan tersangka tindak pidana pencurian disertai kekerasan (curas). Dia mendapat tindakan tegas karena mencoba memberi perlawanan.
”Tersangka dilumpuhkan dengan tembakan karena mencoba melarikan diri,” ujar Dicky, kemarin.
Sebelumnya, lanjut Dicky, tersangka melakukan aksi curas di wilayah hukum Polsek Rappocini. Amir bersama rekannya bernama Leo mengendarai sepeda motor memepet korbannya. Leo yang mengendarai motor membonceng Amir.
“Ketika korban hendak masuk di lorong rumahnya, tersangka langsung mencegatnya. Kemudian meminta korban untuk menyerahkan HPnya, namun tak dituruti. Tersangka Amir langsung memarangi korban di bagian kepala dan jarinya. HP korban berhasil dibawa kabur. Sementara korban masih dalam perawatan medis,” terang Dicky.
Menyusul kejadian tersebut, aparat Polsek Rappocini diback up timsus Polda Sulsel diturunkan melakukan penyelidikan. Hanya berselang sehari usai peristiwa, Amir Kelana berhasil teridentifikasi.
”Tersangka diketahui sedang berada di Jalan Metro Tanjung Bunga. Tim gabung langsung mendatangi dan mengepung persembunyian tersangka,” jelas Dicky lagi.
Selain mengamankan Amir, polisi juga menyita satu unit gawai merk Samsung E5 warna hitam. Dari pengakuannya, ia memerangi korbannya saat beraksi. Amri menyebut identitas seorang rekannya yang ditemaninya membegal korban. Dia kini masih dalam pengejaran. (ish/rus)
Begal yang Parangi Korbannya Ditembak
×

