MAKASSAR, BKM — Penguasaan bahasa anak-anak merupakan satu fenomena yang menarik dan cukup menakjubkan bagi para penyelidik dalam bidang psikolonguistik.
Bagaimana manusia memeroleh dan menguasai bahasa merupakan satu isu yang amat mengagumkan dan sukar dibuktikan berbagai teori dari bidang disiplin yang berbeda telah dikemukakan para pengkaji untuk menerangkan bagaimana proses ini berlaku di kalangan anak-anak.
Demikian alasan yang dikemukakan Asia M dalam mempertahankan disertasinya dengan judul “Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia Anak di PAUD Melati Makassar” di depan tim penguji yang diketuai Prof.Dr.Anshari,M.Hum. dan anggota: Prof.Dr.Achmad Tolla,M.Pd., Prof.Dr.Muhammad Rapi Tang,M.S., Prof.Dr.Andi Ihsan,M.Kes., Dr.Andi Sukri Syamsuri,M.Hum., Dr.Salam,M.Pd., dan Dr.Marwiah,M.Pd. pada Selasa, 4 September 2018, di Aula Lt.5 PPs UNM.
Temuan penelitian Asia M., yaitu anak perempuan memiliki kuantitas pemerolehan kata dengan kelas-kelas kata lebih tinggi dari pada anak laki-laki.
Ditemukan pula bahwa anak-anak yang berasal dari kelas ekonomi menengah jumlah kosa katanya lebih banyak dibanding dengan anak yang berasal dari kelas ekonomi rendah.
Dari segi pendidikan orang tua, anak yang berasal dari keluarga yang tingkat pendidikannya tinggi memeroleh kosakata dalam kategori cukup.
Meskipun penguasaan kosakata anak yang diteliti, di PAUD Melati masih kurang, anak-anak sudah menguasai lima macam pola kalimat dasar. Kelas kata yang dikuasai anak, seperti nomina, verba, adjektiva, adverbia, numeralia, pronomina, konjungsi, dan preposisi.
Ruang lingkup kosakata yang dikuasai oleh anak-anak meliputi kekerabatan, aktivitas, tempat, bilangan, ukuran, warna, benda-benda universal, jenis binatang, dan anggota badan.
Setelah menjawab sanggahan dan bantahan, tim penguji menetapkan Asia M dinyatakan lulus dengan IPK 3,90 atau predikat kelulusan sangat memuaskan.
Prof.Dr.Anshari,M.Hum. sangat mengapresiasi temuan penelitian disertasi ini. Penelitian dengan mengambil lokus di PAUD Melati menunjukkan bahwa fokus penelitian pada penguasaan kosakata. Karena itu, hasilnya dapat bermanfaat bagi guru PAUD untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak-anak. (*)

