BARRU, BKM–Pendatang baru yang akan bertarung di kontestasi Pemilihan anggota legislatif (Pileg) untuk DPRD Kabupaten Barru 17 April mendatang bukanlah merupakan ancaman bagi petahan.
Arivai Muin, satu dari enam petahana di DPRD Barru yang berjuang di daerah pemilihan (Dapil) 1 meliputi Kecamatan Barru menilai bacaleg pendatang baru bukan sebagai ancaman serius untuk menggerus lumbung suaranya.
Menurut Arivai Muin yang juga Ketua DPC PDIP Barru yang kembali maju sebagai bacaleg untuk periode keempat kalinya mengaku tak gentar dengan kehadiran sejumlah Bacaleg pendatang baru. “Bagi kami status Incumbent dan pendatang baru sama saja. Selama ini juga belum ada persaingan antara Incumbent dengan bacaleg pendatang baru . Semua masih berjalan normal. Seperti kalau kita bertemu, saling sapa sebagai salah satu bentuk silaturahmi, juga berjalan seperti biasa saja,” Ucap Arivai.
Petahana di DPRD Barru yang maju sebagai bacaleg didapil 1 Kecamatan Barru, lanjut Arivai. Ada lima orang. Diantaranya dirinya dari PDIP , Andi Wawo Mannojengi dari Partai Persatuan Permbangunan (PPP), Nur Hasbiah Main dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Iqbal dari Partai Gerindra dan Andi Haeruddin dari Partai Demokrat.
Masih didapil satu, sejumlah mantan anggota dewan juga kembali maju maccaleg dipileg 2019 seperti H Abd Mannang dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Suaib Sukahar dan Idham Halik masing-masing dari Partai Nasdem.
Sedangkan pendatang baru yang dinilai memiliki modal ketenaran nama dan kedekatan dengan masyarakat. Misalnya bacaleg PKB Mallewai (eks Pejabat Disdik Barru), Sekeretaris DPD II Golkar Barru Kamil Ruddin (Mantan Sekkab dan Kadis Pendidikan), Bacaleg Nasdem Mursalim Abdullah (mantan Kadis Pertanian dan Perikanan). Selain itu ada juga nama Sekretaris DPC PKB Barru yang juga pengusaha Rusdi Bucek, serta H Muhammad Arif yang dikela sebagai Pengusaha SPBU. (udi/rif/c)
Pendatang Baru di Pileg Bukan Ancaman
×

