MAROS,BKM — Tugas dan fungsi anggota DPRD Maros menjadi sorotan dari kalangan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Komisariat FEB UMMA Cabang Butta Salewangang Maros.
”Apa sebenarnya tugas dan fungsi anggota DPRD. Mengapa saat rakyat ingin menyampaikan aspirasi, malah tak ada seorang pun yang berada di gedung DPRD. Apa sih sebenarnya tugas DPRD. Ketika hendak berdiskusi mengenai aspirasi rakyat, malah tak ada seorang pun yang ada di kantor. Apakah semuanya keluar liburan, atau berkampanye atau apa. Ini kan hari kerja,” tegas Jenderal Lapangan Aksi Demonstrasi yang digelar HMI Komisariat FEB UMMA Cabang Butta Salewangang Maros, Ansar Halkam, saat menggelar aksi demonstrasi gedung DPRD Maros, kemarin. Aksi ini dilakukan sebagai protes terkait anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.
Hal ini juga sangat disayangkan Ketua Umum HMI Komisariat FEB UMMA, Miftahul Chair. Dirinya sangat kecewa, karena para staf dan pengamanan sama sekali tak tahu dimana keberadaan anggota DPRD.
”Para staf dan pengamanan sama sekali tak tahu dimana keberadaan anggota DPRD.Atau memang sengaja mereka semua disembunyikan keberadaannya. Padahal, kami hanya ingin berdiskusi terkait anjloknya nilai tukar rupiah. Kami hanya ingin anggota DPRD menyampaikan aspirasi kami ke pemerintah pusat,” papar Hul panggilan akrab Miftahul.
Setelah berjam-jam menunggu kehadiran anggota DPRD Maros, barulah tiba salah seorang anggota DPRD untuk berdiskusi dengan para peserta aksi. Meski begitu, para peserta aksi kecewa karena aspirasi mereka begitu lama baru ditanggapi. (ari/mir/c)
HMI Pertanyakan Fungsi Anggota DPRD Maros
×

