pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dokter Yudi: Gemar Membaca Terapi Efektif Kesehatan Otak

MAKASSAR, BKM — Membaca merupakan aktivitas yang mempunyai banyak manfaat. Selain menambah wawasan serta informasi, membaca juga bisa bermanfaat bagi otak dan tubuh manusia.

“Membaca adalah latihan terbaik untuk otak. Karena kegiatan ini melibatkan beberapa fungsi otak, termasuk proses visual, pendengaran, kesadaran fonemik dan pemahaman,” beber Humas IDI Kota Makassar, dokter Wahyudi Muchsin.

Menurut Yudi, membaca tidak hanya mempertinggi konektivitas di korteks temporal, tapi juga meningkatkan aktivitas di sulkus sentral otak.

“Ini adalah wilayah yang bertanggung jawab untuk aktivitas motorik sensorik primer. Saat membaca, kata dia, neuron di area otak tersebut aktif untuk menciptakan sensasi dari cerita yang Anda baca. Dengan kata lain, membaca tidak hanya sekadar memberi imajinasi, tetapi benar-benar berpengaruh terhadap proses biologi,” terang Wachyudi Muchsin memaparkan di seminar nasional pembudayaan kegemaran membaca di Hotel Arya Duta, Makassar, 24-26 September 2018.

Dibandingkan menonton televisi atau mendengarkan radio, lanjut Yudi, membaca dapat memberikan pelatihan yang berbeda. Baik ketika memahami halaman per halaman atau hanya membaca intruksi manual mesin pembuat kopi.

Bagian otak telah mengembangkan fungsi lain seperti kemampuan imajinasi, bahasa dan pembelajaran asosiatif, semua terhubung dalam sirkuit saraf tertentu ketika membaca dan kebiasaan membaca dapat memacu otak dalam berpikir dan berkonsentrasi.

Lanjut dokter Yudi inisiator Gerakan Makssar Gemar Membaca (GMGM) sejak 2005, mengatakan penelitian di Inggris belum lama ini, peserta diberikan waktu beberapa menit untuk aktivitas merangsang kecemasan.

Ada yang membaca, mendengarkan musik dan bermain video games. Setelah diketahui hasilnya, teryata peserta yang membaca mengurangi 67% tingkat streesnya. Angka tersebut sangat signifikan dibandingkan yang melakukan kegiatan lain.

Aktivitas membaca yang melibatkan latihan otak membuat otak lebih efisien mengubah struktur untuk terus berfungsi dengan baik, terlepas dari hal-hal neuropatologi yang berkaitan dengan usia jadi membaca menjadikan membaca buku sebagai hobi dari usia anak-anak hingga usia tua, bermanfaat besar untuk kesehatan otak di usia tua nantinya.

Empati termasuk kemampuan untuk merasakan keadaan emosional orang lain, merasa simpatik dan mencoba menyelesaikan masalah, dan mengambil perspektif orang lain.

Hadir Duta Baca Indonesia Najwa Shihab memaparkan cerdas menggunakan gaget untuk membaca dihadiri seluruh kepala perpustakaan kabupaten / kota dan propinsi, relawan baca seluruh Indonesia. (*)



×


Dokter Yudi: Gemar Membaca Terapi Efektif Kesehatan Otak

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar