pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Warga BTP Siapkan Rumah Tampung Pengungsi

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menegaskan, Sulsel sebagai daerah penyangga Sulawesi akan all out atau dengan sepenuh hati membantu penanganan gempa bumi di Palu dan Donggala.
Dia mengemukakan, semuanya ditangani. Mulai dari penyiapan rumah sakit bagi korban gempa, hingga menyiapkan logistik yang dikirim ke Palu.
“Kita yang tangani semua. Penyiapan rumah sakitnya. Tadi malam (kemarin malam) kita kirim pasukan bersama TNI ke Palu sebanyak 1.500. Logistik sudah kirim. Sekarang kita tinggal konsen siapkan rumah sakit. Karena kita ini kan darerah penyangga,” ungkap Nurdin.
Dia mengemukakan, bagi korban gempa yang dikirim ke Makassar dengan luka serius, diarahkan ke RS Wahidin Sudirohusodo. Yang luka ringan ke RS Sayang Rakyat dan Labuang Baji. Sementara yang tidak luka, ke Asrama Haji Sudiang.
Untuk biaya pengobatan dan biaya rumah sakit, Nurdin tegaskan, tidak usah dipikirkan. Semua ditanggung pemerintah.
“Tidak usah khawatir. Pokoknya kita tanggung semua. Pemerintah dan negara hadir untuk itu,” tegasnya.
Pada Kamis (4/10) mendatang, kembali akan dikirimkan logistik ke Palu sebanyak 200 truk. Akan dilepas di Lapangan Hasanuddin.
“Kamis bisa saksikan di Lapangan Hasanuddin kita akan melepas paling sedikit 200 truk. Itu untuk memenuhi kebutuhan di sana,” jelasnya.
Sementara itu, aksi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban para pengungsi gempa Palu dan Donggala, berbagai cara dilakukan masyarakat.
Khusus di Makassar, selain mensupport lewat bantuan berupa makanan dan pakaian, ada juga warga yang dengan ikhlas menyiapkan rumahnya sebagai tempat mengungsi sementara para korban gempa yang tiba di Makassar.
Salah satunya adalah Hj Sudarmin. Secara sukarela, dia menyiapkan kediamannya untuk ditempati para pengungsi.
Rumahnya terletak di Kompleks Bumi Tamalanrea Permai (BTP). Ada empat kamar tidur di rumah tersebut. Satu kamar di lantai 1 dan tiga kamar di lantai 2. Ada dua yang kosong di lantai dua. Kamar itu sudah disiapkan untuk pengungsi jika ada yang butuh tempat tinggal sementara.
Dengan menahan kesedihan, kepada BKM dia mengatakan hanya itu yang bisa dilakukan untuk membantu meringankan beban kesusahan mereka. Itu dilakukan karena murni panggilan hati. Ikhlas dilakukan tanpa berharap imbalan.
“Ini panggilan hati. Hanya ini yang bisa saya lakukan. Saya sangat sedih melihat nasib saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di sana,” katanya sambil terisak.
Kamar yang disiapkan masih kosong. Namun pihaknya sudah ditelepon orang yang mengaku mengurus pengungsi untuk menyiapkan kamar jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
“Saya sudah ditelepon. Katanya besok (hari ini) ada pengungsi dari Palu yang mau diarahkan ke sini. Dia bilang berapa sewanya. Saya bilang ini saya lakukan murni karena Allah. Ingin menolong. Tidak ada biaya. Saya ikhlas. Hanya ini yang bisa saya buat,” pungkasnya. (rhm/rus)



×


Warga BTP Siapkan Rumah Tampung Pengungsi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar