pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Rp10 Juta untuk Pengungsi Anak-anak

GUBERNUR Sulsel mengunjungi anak-anak korban gempa dan tsunami Donggala-Palu-Sigi di Posko Akar Panrita Mamminasata Elementary School (Sekolah Dasar), Jalan Raya Baruga, Antang, Makassar, Kamis (4/10). Kunjungan ini dilakukan usai mendatangi dua rumah sakit yang merawat pasien korban gempa.
NA menyempatkan diri bermain-main bersama mereka untuk sedikit menghibur dan mengurangi trauma anak-anak itu pascaperistiwa gempa.
Sebanyak 84 anak dan 34 orang tua saat ini berada di lokasi penampungan tersebut. Mereka dievakuasi ke Makassar, dengan sebagian anak terpisah dari orang tuanya. Saat ini sebagian besar sudah mengetahui kabar orang tua mereka.
NA menyampaikan rasa dukanya, dan memberikan kalimat motivasi agar tegar dan kuat serta harapan akan bertemu dan berkumpul kembali dengan keluarga mereka.
Nurdin Abdullah kemudian menyerahkan bantuan tunai dalam sebuah koper berisi Rp1 miliar. Dan minta agar dibuatkan buku tabungan bagi anak-anak pengungsi tersebut.
“Ini ada bantuan Rp1 miliar. Untuk masing-masing anak dapat Rp10 juta tabungan,” sebutnya.
Untuk anak-anak dengan total Rp840 juta, dan sisanya untuk Rp160 juta dibagikan kepada orang tua yang turut mengungsi di tempat tersebut.
“Jangan bersedih. Mudah-mudahan ada yang terbaik untuk kita. Yang belum ketemu, kita doakan orang tua kita masih ada dan hidup. Dan bapak-ibu semoga kita bisa bersabar dan hal ini akan kita lalui,” sebutnya.
Yanti selaku koordiantor pengungsi, menyampaikan bahwa sebagian dari anak-anak di tempat ini belum bertemu orang tuanya. “Belum bertemu orang tuanya. Tapi mereka punya tante dan keluarga di sini. Untuk membuat mereka bahagia, kami terus ajak bermain,” terangnya. Ia juga turut mengungsi bersama mereka dari Palu.
Salah seorang anak bernama, berusia tujuh tahun, mengalami lukadi bagian wajah. Dia mengaku senang bisa berada di tempat ini. Brmain dan berkumpul bersama anak-anak yang seusia dengannya.
“Orang tua saya ada. Umur saya tujuh tahun,” sebutnya.

500 Truk Bantuan

Sebelumnya, Gubernur NA dan Wagub Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Mentan melepas sekitar 500 truk berisi bantuan kemanusiaan gempa tsunami Palu dan Donggala di Lapangan Hasanuddin, Makassar, Kamis (4/10).
Amran menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya pada semua pihak, sehingga dana terkumpul dan penggalangan aksi kemanusian.
Menurut Mentan, pengiriman bantuan ke Palu dan Donggala dilakukan berdasarkan arahan Presiden Jokowi.
“Bapak Presiden memerintahkan dua hari lalu, segera mengambil langkah untuk memberikan bantuan khususnya pangan,” ujarnya.
Rencananya, hari ini, Jumat (5/10), Amran akan berangkat ke lokasi gempa untuk memastikan distribusi sampai dengan baik dan tepat sasaran.
Dia mengaku mendapatkan laporan dari gubernur bahwa ada pengungsi yatim piatu dari Palu di Makassar. Kemudian untuk mereka diberikan bantuan sebesar Rp1 miliar.
“Rp1 miliar kami serahkan pada panitia. Jumlah terus bertambah. Insyaallah nilai bantuan masih bertambah ke depan,” paparnya.
Amran menyampaikan, untuk penanganan pascagempa, Kementerian Pertanian terus berkoordinasi dengan gubernur dan wali kota, baik di Sulsel maupun Sulteng. (rhm/rus)



×


Rp10 Juta untuk Pengungsi Anak-anak

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar